• News

  • Peristiwa

Mendikbud: Pelajar Tidak Boleh Ikut Unjuk Rasa

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy
Harian Terbit
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menegaskan, pelajar tidak boleh ikut unjuk rasa. Mendikbud angkat suara usai aksi unjuk rasa yang berujung rusuh pada tanggal 25 September 2019 lalu.

Pernyataan ini disampaikan Mendikbud setelah mempercepat kunjungan kerjanya di Mexico. Mendikbud lantas mengunjungi beberapa korban dampak unjuk rasa di depan gedung parlemen yang berujung rusuh. Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini bertemu dengan AB siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 242 Jakarta dan MFA siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yapimda Jakarta yang menjadi korban luka.

"Bagi yang statusnya pelajar atau siswa tidak boleh ikut unjuk rasa. Apalagi kalau sampai diprovokosi," kata Mendikbud dalam keterangan tertulis yang Netralnews terima, Sabtu (28/9/2019).

Mendikbud kembali mengingatkan agar sekolah dapat meningkatkan kerja sama dengan para orang tua untuk dapat memastikan keamanan dan keselamatan siswa. Maka dari itu baik guru, kepala sekolah, dan orang tua diimbau jangan sampai tidak tahu apabila anaknya mengikuti aksi unjuk rasa.

"Siswa itu masih tanggung jawab guru dan orang tua, karena menurut Undang-Undang statusnya masih sebagai warga negara yang dilindungi. Belum dewasa, belum bisa mengambil keputusannya sendiri," disampaikan Mendikbud Muhadjir Effendy di RSAL Mintohardjo, Jakarta, Jumat (27/9/2019) lalu.

Dalam kunjungannya, Mendikbud ingin menggali lebih dalam niat para siswa mengikuti unjuk rasa pada tanggal 25 September yang lalu. AB mengaku hanya ingin melihat unjuk rasa tanpa mengetahui substansi dari tuntutan dalam unjuk rasa. Ia mengaku diajak oleh kawan seumurannya yang tidak bersekolah. 

Sementara itu, MFA mengaku bahwa dia dan beberapa temannya mengikuti unjuk rasa karena adanya ajakan di media sosial Instagram (IG), yang mengajak untuk datang ke gedung parlemen dalam rangka deklarasi pelajar se-Jabodetabek. MFA mengatakan ia dan teman-temannya berangkat ke DPR tanpa seizin guru dan orang tua. 

Muhadjir berpesan kepada orang tua kedua siswa tersebut agar memastikan anak-anaknya tidak mudah terhasut ajakan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan menyesatkan. Kepada para siswa, Mendikbud mendoakan mereka agar segera sembuh dan berpesan agar berhati-hati agar tidak mudah terprovokasi dengan ajakan yang berpotensi membahayakan keselamatan diri.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli