• News

  • Nasional

Bertemu Megawati, Ketua MPR: Kita Perlu Banyak Mendengar dan Belajar dari Beliau

Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama pimpinan MPR lainnya menemui Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Kamis (10/10/2019).
Dokumen MPR RI
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama pimpinan MPR lainnya menemui Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersama pimpinan MPR lainnya menemui Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Kamis (10/10/2019). 

Bersama Bamsoet, para Wakil Ketua MPR yang hadir dalam pertemuan itu yakni, Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Jazilul Fuwaid, Syarief Hasan, Hidayat Nur Wahid, Zulkifli Hasan, Arsul Sani dan Fadel Muhammad. 

Ini merupakan kunjungan resmi pertama pimpinan MPR ke para tokoh bangsa, khususnya yang pernah memimpin Indonesia.

Menurut Bamsoet, kedatangan mereka ke rumah Mega selain untuk mengantarkan surat undangan pelantikan presiden-wakil presiden, pihaknya juga berdiskusi banyak hal tentang kebangsaan dan kenegaraan dengan Ketua Umum PDIP itu. 

"Selain silaturahim mengantarkan undangan pelantikan presiden-wakil presiden pada 20 Oktober 2019 di MPR RI, dimana tadi Ibu Mega akan meluangkan waktu untuk hadir, kami juga berdiskusi banyak hal tentang kebangsaan dan kenegaraan," kata Bamsoet usai pertemuan. 

"Sebagai perempuan pertama yang menjadi Presiden Indonesia serta sampai saat ini memimpin partai politik terbesar di Indonesia, sepak terjang dan integritas kenegarawanan Ibu Mega tak perlu diragukan. Kita perlu banyak mendengar dan belajar dari beliau," sambungnya. 

Lebih lanjut, mantan Ketua DPR ini menyebut, usai bertemu Megawati Soekarnoputri, pimpinan MPR juga akan menemui Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), serta Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). 

"Tak lupa kita juga akan silaturahim dengan Pak Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Uno. Serta khususnya kepada Pak Joko Widodo dan KH Maruf Amin yang pada 20 Oktober 2019 nanti akan dilantik menjadi Presiden-Wakil Presiden Periode 2019-2024," ujarnya. 

"Dengan memperkuat silaturahim, MPR RI ingin memperkuat kebangsaan, memperkecil jurang perbedaan, sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan NKRI yang kita cintai," pungkas Bamsoet. 

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli