• News

  • Peristiwa

DPRD DKI Bakal Panggil Pengelola Apartemen ‘Casino‘ Robinson

Penggerebekan polisi terhadap kasino terselubung di lantai 29 apartemen Robinson.
Polda Metro Jaya
Penggerebekan polisi terhadap kasino terselubung di lantai 29 apartemen Robinson.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pimpinan DPRD DKI Jakarta angkat bicara terkait pengelolaan tempat perjudian (kasino) di Apartemen Robinson, Jakarta Utara.

Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik mengatakan, pengelola apartemen juga harus bertanggung jawab. Sebab, tidak mungkin ratusan orang masuk apartemen yang bukan penghuni tidak diketahui pengelola.

“Ini tidak main-main, semua harus diungkap. Pengelola apartemen harus bertanggungjawab," kata Taufik di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019).

“Saya rasa untuk saat ini pengelola apartemen Robinson harus dibekukan,” tambahnya.

Dirinya pun berjanji DPRD DKI akan memanggil pihak pengelola apartemen terkait keberadaan tempat perjudian di apartemen tersebut. "Nanti bisa saja kita panggil," ujar Taufik.

Sebelumnya Polda Metro Jaya menggerebek lantai 29 Apartemen Robinson, Jakarta Utara, yang diyakini diam-diam diubah menjadi "kasino kelas kakap" dengan omset harian mencapai Rp700 juta.

Dalam penggerebekan yang dilakukan pada Minggu (06/10/2019) malam, satu orang yang diduga penjudi panik dan loncat dari lantai 29. Pemain tersebut, yang bukan penghuni apartemen, tewas di tempat.

Polisi juga mengamankan 133 orang yang memiliki peran berbeda-beda dalam kasino, 91 ditetapkan sebagai tersangka, sementara 42 berstatus saksi.Dari 91 tersangka, 42 diduga penyelenggara, 49 lainnya penjudi.

Menurut keterangan tersangka yang diperoleh oleh polisi, kasino ini telah dipersiapkan dua bulan, namun baru beroperasi selama dua hari sebelum digerebek pada hari ketiga.

Oleh penyelenggara perjudian, seluruh unit di lantai 29 dibongkar, termasuk sekat-sekat kamar yang memisahkan satu unit dengan unit lainnya, menjadi satu ruangan luas.

"Lantai 29 ada yang punya, dikontrak sama orang, lalu dibuat untuk usaha. Silakan saja kalau mau dikontrak, tapi malah dilakukan perjudian," kata Argo tanpa menyebutkan nama pemilik atau pengontrak lantai tersebut.

Pihak yang diduga sebagai penyelenggara judi juga menyewa lantai di atas 29, yang disebut polisi sebagai lantai 30, namun menurut satpam apartemen, sebenarnya rooftop. Jenis judi yang dimainkan antara lain baccarat, russian roulette, pai kiu, dan tashio.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Irawan.H.P