• News

  • Peristiwa

10 Inovasi Karya Anak Bangsa Ini Terima Penghargaan dari SDG PIPE 2019

 10 Inovasi karya anak bangsa ini terima penghargaan dari SDG PIPE 2019.
SDG PIPE
10 Inovasi karya anak bangsa ini terima penghargaan dari SDG PIPE 2019.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sebanyak 10 inovasi karya anak bangsa menerima penghargaan dari Sustainable Development Goals Pemuda Indonesia Penggerak Perubahan (SDG PIPE) 2019. SDG PIPE merupakan sebuah program untuk mengidentifikasi dan mendorong potensi pemuda penggerak perubahan di Indonesia, agar mereka dapat merealisasikan inovasi berdampak sosial di masyarakat.

Ketua Konsorsium SDG PIPE 2019 Fonnyta Amran mengatakan, bahwa Indonesia dikenal negara yang kaya dengan Sumber Daya Alam (SDA) maupun manusia yang jumlahnya berlimpah. Namun dia juga masih ditemui banyak masalah di berbagai bidang seperti lingkungan, pendidikan, kesejahteraan maupun kesehatan.

"Diperlukan pemuda pemuda yang memiliki pemahaman baik terhadap komunitas mereka, kemampuan mengatasi masalah yang inovatif, dan semangat yang tinggi untuk menggerakkan perubahan," kata Fonnyta, Senin (28/10/2019).

Sepuluh inovasi yang mendapat penghargaan yakni dari kategori digital dan nondigital diantaranya: Agita Pasaribu (27) asal Jakarta sebagai Founder Cyberbullyid yang memberikan dukungan para penyitas perlindungan dan cyber bullying dengan bantuan hukum dan dukungan emosional; Danniary Ismail Faronny (22) asal Malang sebagai Founder Physalis.co yang mengembangkan buah eksotis lokal ciplukan bernutrisi tinggi dengan konsep sociopreneur; Fahry Purnama (23) asal Aceh sebagai Founder Pesawatkertas.id yang menerbangkan mimpi-mimpi anak negeri dengan sampah kertas; Goei Diana Sulistyaningrum (26) asal Jakarta sebagai Founder Morimom.id yang menyediakan produk olahan moringa (daun kelor) untuk ibu hamil mencegah stunting; Hera Wijaya (23) dari Indramayu sebagai Founder Bongsang.id yakni snack dari bahan baku lokal Indonesia dengan memanfaatkan gizi dari limbah bonggol pisang.

Ada pula I Gede Merta Yoga Pratama (23) asal Bali sebagai Founder Fishgo.id yang meningkatkan jumlah tangkapan ikan dan kesejahteraan nelayan tradisional melalui aplikasi digital; Neas Wanimbo (24) asal Papua sebagai Founder Hano Wene yakni sebuah komunitas yang ingin membantu pendidikan di desa Tangma, Wamena -Papua dengan membuka perpustakaan; Nofi Bayu Darmawan (27) asal Purbalingga, Jawa Tengah sebagai Founder Kampung Marketer untuk mengurangi pengangguran, menekan laju urbanisasi dan menciptakan entrepreneur muda mandiri di desa; Ranitya Nurlita (28) asal Tangerang sebagai Founder WasteHub yang bertujuan untuk tempat pengolahan sampah yang efektif dan bertanggung jawab melalui sumber daya ekonomi sirkuler; Ryan Octafiandi (23) asal Kalimantan Barat sebagai Founder Berkahbarang.id, sebagai situs penggalangan dan penyaluran barang untuk penyetaraan fasilitas pendidikan pada sekolah binaan di daerah 3T.

Selanjutnya para penerima penghargaan ini akan berkesempatan International Field Training selama 18 hari di Madrid, Spanyol. Ini akan dilaksanakan pada tanggal 1-18 November 2019, Program inkubasi peningkatan kapasitas oleh tim Campaign.com, Go Global dan PIRAC serta Hibah sebesar Rp10.000.000 untuk pengembangan inovasinya.

Untuk diketahui, Program SDG PIPE 2019 adalah program kolaborasi Konsorsium SDG PIPE yang terdiri dari Go Global Indonesia, Campaign.com dan PIRAC untuk memberikan apresiasi kepada para inovator muda Indonesia yang sudah memulai gerakan maupun usaha sosial (digital dan non-digital) untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Program ini juga disponsori oleh Baznas lndonesia, Bank Mandiri, TIFA Foundation, Daya Dimensi Indonesia, Yayasan Sahabat Multi Bintang dan Medco Foundation.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani