• News

  • Peristiwa

GMKI Saumlaki Seret Seorang Wartawan ke Ranah Hukum

Ketua GMKI Saumlaki Lukas Samangun
Dhara Pos
Ketua GMKI Saumlaki Lukas Samangun

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Saumlaki menyeret seorang wartawan ke ranah hukum. Adapun persoalan yang dilaporkan ke pihak Kepolisian yakni terkait pemberitaan hoaks yang dilakukan oleh seorang wartawan. 

Pernyataan tersebut dibenarkan Ketua BPC GMKI Saumlaki Lukas Samangundalam keterangannya pada Netralnews, Jumat (1/11/2019).

Lukas mengungkapkan, pemberitaan hoax tersebut telah dibawah ke ranah hukum untuk diproses. Dia juga sekaligus mengajak masyarakat jangan terprovokasi atas pemberitaan hoaks tersebut.

Berida hoaks yang dimaksud ialah soal pemberitaan yang di tulis oleh seorang wartawan berinisial SPK alias Gilang disalah satu media online dengan judul "Capaian Kinerja, GMKI KKT Dorong Petrus Fatlolon 2 Periode Bupati".

Isi dalam pemberitaan tersebut yang mengandung argumen yakni mendukung program-program serta seruan supaya seluruh elemen masyarakat, terutama TNI dan POLRI agar mendukung program-program Pemeda Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Wilayah tersebut sekarang yang dipimpin oleh P Fatlolon selaku Bupati dan A Utuwali selaku Wakil Bupati di Kepulauan Tanimbar.

Ditegaskan pernyataan tersebut tidaklah bersumber dari BPC GMKI Saumlaki, sebagai pihak yang berhak mengatas namakan GMKI di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Artinya berita tersebut tidak berdasar sama sekali alias bohong atau hoaks.

"Argumen tersebut tidak pernah saya ucapkan selaku penanggungjawab GMKI Saumlaki, kami merasa dirugikan baik pribadi maupun secara kelembagaan," kata Lukas. 

Laporan tersebut sudah diterima oleh Polres Maluku Tenggara Barat (MTB) pada (31/10/2019) dengan bukti tanda terima yang ditandatangani oleh Alwi Sattu. Pihaknya berjanji akan merespon dan akan memproses laporan tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"GMKI akan tetap menjaga nilai independesi, kami adalah mitra kritis pemerintah untuk menjadi lebih baik. Untuk itu, masyarakat kami minta tetap tenang dan tidak gaduh," pesan Lukas.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati