• News

  • Peristiwa

Waspada, Perubahan Iklim Sudah Makin Gawat

Ilustrasi perubahan iklim
MalangToday
Ilustrasi perubahan iklim

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Cuaca di Jakarta tidak menentu, kadang panas, hujan bahkan pernah terasa sejuk. Demikian pula dengan iklim yang menyelimuti negeri ini. 

Di dunia, perubahan iklim dari waktu ke waktu kian tidak terarah. Bahkan, 11.000 ilmuwan dari seluruh dunia telah meluncurkan hasil penelitian yang mengatakan bahwa dunia ini sedang mengalami masa darurat terkait perubahan iklim atau pemanasan global.

Dilansir dari BBC, dalam studi yang berdasarkan data pengukuran selama 40 tahun terakhir juga menyampaikan bahwa pemerintah telah gagal menangani krisis lingkungan ini. 

Selain itu, studi tersebut juga menyatakan bahwa dunia ini sedang menghadapi penderitaan yang besar.

Para ilmuwan mengatakan bahwa mereka memiliki tanggung jawab untuk memberi peringatan perihal bahaya yang sedang mengancam.

Namun, penelitian itu pula mencatat beberapa perbaikan di beberapa area. Misalnya, energi terbarukan berkembang secara signifikan, dengan konsumsi energi angin dan surya tumbuh 373% dalam satu dekade ini.

Meski begitu, penggunaannya masih 28 kali lebih sedikit ketimbang penggunaan bahan bakar fosil pada 2018. Secara keseluruhan, para peneliti mengatakan sebagian besar indikator tanda-tanda vital berada di arah yang salah dan menambah kondisi darurat iklim. 

Penulis utama Dr Thomas Newsome, dari University of Sydney mengatakan kondisi darurat berarti bahwa jika kita tidak bertindak atau merespons dampak perubahan iklim dengan mengurangi emisi karbon kita, mengurangi produksi ternak kita, mengurangi pembukaan lahan dan konsumsi bahan bakar fosil, dampaknya mungkin akan lebih parah daripada yang kita alami sampai saat ini".  

 

Reporter : Albert Adji
Editor : Sesmawati