• News

  • Peristiwa

Ada Ledakan Termonuklir di Luar Angkasa, Begini Tanggapan NASA

Ilustrasi galaksi di alam semesta
Dailyexpress
Ilustrasi galaksi di alam semesta

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Akhir akhir ini, Lembaga antariksa Amerika Serikat (NASA) mendeteksi ledakan termonuklir besar di luar angkasa. Menurut NASA hal itu diakibatkan oleh sisa-sisa bintang yang meledak dalam supernova, tapi terlalu kecil untuk membentuk lubang hitam.

Dilansir dari BBC, Jumat (15/11/2019), asal ledakan tersebut adalah pulsar atau bintang neutron yang merupakan sisa-sisa bintang yang meledak dalam supernova tetapi terlalu kecil untuk membentuk lubang hitam.

NASA melihat ledakan itu karena mengirimkan sinar x-ray yang intens yang diambil oleh NICER observatorium orbital NASA. Secara keseluruhan, ini berfungsi sebagai pengingat yang kuat bahwa luar angkasa adalah tempat yang sangat berbahaya, sangat logam.

Para astronom berpendapat bahwa ledakan termonuklir disebabkan oleh helium yang tenggelam di bawah permukaan pulsar (bintang neutron yang berotasi dengan cepat) dan menyatu menjadi bola karbon.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam The Astrophysical Journal Letters bulan lalu, ledakan Agustus itu dalam 20 detik melepaskan jumlah energi yang sama yang dibutuhkan Matahari 10 hari. "Ledakan ini luar biasa," kata ahli astrofisika NASA Peter Bult, yang memimpin penelitian.

"Kami melihat perubahan dua langkah dalam kecerahan, yang kami pikir disebabkan oleh penyemburan lapisan yang terpisah dari permukaan pulsar, dan fitur lain yang akan membantu kami memecahkan kode fisika dari peristiwa yang kuat ini," lanjut Bult .

Reporter : Albert Adji
Editor : Nazaruli