• News

  • Peristiwa

Pembahasan APBD Molor, Pimpinan DPRD DKI Bersurat ke Kemendagri Minta Tambahan Waktu

Wakil Ketua DPRD Zita Anjani.
DPRD
Wakil Ketua DPRD Zita Anjani.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI 2020 dipastikan molor dari target. Terkait hal tersebut, pimpinan DPRD berinisiatif mengirimkan surat permohonan tambahan waktu membahas rancangan APBD 2020 ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD Zita Anjani. Dijelaskan Zita, surat permohonan tersebut telah dilayangkan pada Rabu atau Kamis pekan ini.

"Pimpinan sudah berinisiatif untuk bersurat ke Kemendagri untuk meminta tambahan waktu," kata Zita.

Zita sangsi pembahasan RAPBD DKI 2020 bakal rampung sebelum 30 November 2019. Sebab, berdasarkan aturan Kemendagri, APBD 2020 harus disahkan paling lambat 30 November.

Menurut Zita, dewan meminta tambahan waktu mengingat DPRD periode 2019-2024 dilantik tahun ini. Peralihan anggota baru ini, menurut Zita, menjadi salah satu penyebab pembahasan RAPBD bakal molor.

Selain itu, ada juga dinamika-dinamika selama pembahasan anggaran di setiap komisi. Hingga kini, pembahasan anggaran masih dalam tahap Kebijakan Umum APBD Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2020. Dewan mulai membahas rancangan KUA-PPAS pada 26 Oktober.

"Kami bermohon (tambahan waktu) supaya lebih maksimal," ujar dia.

Diketahui pembahasan KUA PPAS di DPRD baru dimulai pada 28 Oktober lalu. Pembahasan itu molor karena pemilihan alat kelengkapan dewan yang memakan waktu hingga satu bulan. Dalam rapat Badan Musyawarah DPRD DKI menargetkan 30 November mendatang RAPBD sudah rampung.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sulha Handayani