• News

  • Peristiwa

Viral, Video Orasi dan Ajakan Ketua SP Tolak Ahok Masuk Pertamina

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
The Straits Times
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Viral di media sosial, video Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersama (FSPPB), Arie Gumilar, berorasi dan mengajak melakukan aksi penolakan Basuki Tjahaja Purnama (BTP/Ahok) jadi pejabat di PT Pertamina (Persero). 

Dalam video berdurasi sekitar 3 menit itu, Arie terlihat orasi di dalam ruangan yang disaksikan ratusan orang. Awalnya, ia menyinggung Pertamina sebagai perusahaan strategis yang memberikan pelayanan kepada rakyat harus aman, tentram dan lancar. 

"Kalau kita lihat dari sisi yang logis Pertamina adalah perusahaan besar, Pertamina adalah perusahaan strategis yang tujuannya adalah untuk memberikan pelayanan kepada seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali, dan itu harus aman, tentram dan lancar," kata Arie dalam video yang viral di Twitter dan YouTube sejak Minggu (17/11/2019) kemarin. 

Menurut Arie, Pertamina bakal ribut setiap hari jika dipimpin oleh Ahok yang berperangai kasar, suka bicara kotor dan bikin gaduh. Hal tersebut, lanjutnya, akan menggangu kinerja perusahaan plat merah itu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

"Bisa dibayangkan kalau seorang sosok yang selalu berperangai kasar, selalu berbicara kotor, selalu membuat kegaduhan, selalu membuat keributan 

masuk di tubuh Pertamina, maka organisasi Pertamina akan selalu ribut setiap hari," ujarnya. 

"Kalau kita ribut di dalam bagaimana kita bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Tujuan Pertamina adalah untuk memberikan pelayanan kepada rakyat," jelas Arie. 

Hal inilah yang menurut Arie menjadi alasan pihaknya menolak Ahok jadi petinggi Pertamina. Apalagi, ia menyebut politisi PDIP merupakan residivis karena pernah dihukum penjara atas kasus penistaan agama. 

"Ini yang kami jaga bukan semata-mata karena Ahok ini dilihat dari agamanya tidak tetapi Ahok mempunyai rekam jejak kriminalis, rekam jejak kriminal yang menyebabkan Ahok dipenjara 1 tahun 8 bulan 15 hari, artinya apa? Residivis sebaiknya tidak menjadi pimpinan di perusahaan strategis," tegasnya. 

Lebih jauh, Arie Gumilar mengungkapkan, atas ketidak setujuannya terhadap Ahok, dia mendapat banyak diserang oleh pada buzer di sosial media.

“Dan ini sudah mulai viral, serangannya juga semua masif. Secara pribadi saya juga mulai diserang, di-bully oleh buzzer-buzzer, tapi enggak apa-apa itu resiko dari seorang pemimpin serikat pekerja,” paparnya.

Bahkan, Arie mengaku ada pihak yang memfitnah serikat pekerja sebagai kelompok radikal. “Bahkan barusan saya dapat link berita di-capture, ternyata saat ini serikat pekerja saat ini sudah dikategorikan organisasi radikal. Lawan ya,” jelas Arie.

Di akhir video, Arie menanyakan kesiapan ratusan orang yang ada dalam ruangan itu untuk terlibat dalam aksi penolakan Ahok jadi pejabat Pertamina. 

Jadi kalau misalkan dampak dari aksi federasi terhadap penolakan Ahok masuk Pertamina ini kemudian berdampak eskalasinya menjadi eskalasi aksi nasional siap teman-teman mendukung aksi? siap? lawan?" tanya Arie dan dijawab 'siap dan lawan' oleh ratusan orang itu. 

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli