• News

  • Bisnis

Lippo Grup Bantah Isu Hengkang dari OVO

Lippo Grup bantah isu Hengkang dari OVO.
OVO
Lippo Grup bantah isu Hengkang dari OVO.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Lippo Group mengkonfirmasi akan tetap mendukung binis OVO, aplikasi layanan dompet digital milik PT Visionet International, dan menyangkal akan meninggalkan bisnis tersebut.

Direktur Lippo Group, Adrian Suherman menegaskan, isu yang beredar terkait rencana Lippo meninggalkan OVO adalah tidak benar. Lippo Group tidak akan keluar dari OVO seperti yang dirilis salah satu media ternama, dan menyebut berita tersebut sebagai hoax.

"Hal tersebut sepenuhnya rumor, sama sekali tidak benar dan tidak berdasarkan fakta," ujar Adrian dalam pernyataan resmi di Jakarta, Senin (18/11/2019).

Dalam pemberitaan tersebut, disebutkan bahwa Lippo Group berniat hengkang karena tak kuat memasok dana untuk mendukung berbagai aktivitas promosi dengan layanan gratis, diskon dan  cashback . Dalam dua tahun terakhir OVO dikatakan terlalu agresif membakar uang investor.

Adrian menyatakan, Lippo Group bersama para pemegang saham lain tetap merupakan bagian dari OVO dan selalu mendukung kemajuan OVO. Lippo Group pada 2017 merupakan pemegang saham utama PT Visonet International, pemilik aplikasi OVO. OVO mendapatkan lisensi uang elektronik ( e-wallet ) dan aktif menggelar promosi diskon dan  cashback  untuk menjaring pengguna.

"Dalam dua tahun OVO ini telah berkembang pesat menjadi  fintech e-money  Indonesia yang semoga dapat menjadi kebanggaan nasional dan akan terus mendukung upaya pemerintah, BI dan OJK untuk meningkatkan inklusi keuangan di Tanah Air," ujarnya.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sulha Handayani