• News

  • Peristiwa

Musni Umar Salut dengan Fadli Zon yang Mengaku Jubir Rakyat

 Musni Umar salut dengan Fadli Zon yang mengaku jubir rakyat.
Gerindra
Musni Umar salut dengan Fadli Zon yang mengaku jubir rakyat.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Musni Umar memuji sikap Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon yang mengaku sebagai juru bicara (jubir) rakyat ketika ditanya soal tidak masuknya nama dia dalam lima juru bicara khusus Partai Gerindra yang dipilih Prabowo Subianto.

Menurut Musni, jika semua elit Gerindra jadi jubir penguasa, maka partai berlambang burung garuda itu bisa 'nyungsep' di Pemilu 2024 mendatang.
"Saya apresiasi Fadli Zon yang mau jubir rakyat. Kalau semua jadi jubir penguasa, nanti Gerindra nyungsep Pemilu 2024," tulis Musni Umardi akun Twitter-nya, Sabtu (7/12/2019).

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menunjuk lima juru bicara khusus untuk partainya. Jubir khusus ini bertugas menyampaikan sikap resmi partai.

"Pak Prabowo telah menunjuk jubir, yaitu Ahmad Muzani, Sufmi Dasco Ahmad, Sugiono, Habiburokhman, Ahmad Riza Patria," kata Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, Jumat (6/12/2019).

Menanggapi hal itu, Fadli Zon mengaku tak mempermasalahkan jika dirinya tidak ditunjuk sebagai juru bicara khusus Partai Geridra. Fadli menduga mereka yang ditunjuk sebagai juru bicara partai adalah yang dekat dengan lingkaran penguasa.

"Tapi saya juga belum lihat apa yang dimaksud dengan juru bicara khusus. Tapi dugaan saya ini terkait dengan karena Gerindra posisi, tentu dicari orang-orang yang terkait dengan penguasa, dengan kekuasaan, dengan pemerintah, gitu," kata Fadli dikutip dari detikcom, Jumat (6/12/2019).

"Ya, tentu orang-orang itu yang memang selama ini selalu membawa Gerindra kepada pemerintahan yang sekarang ini. Saya kira nggak masalah, bagus-bagus saja. Yang penting kan betul-betul menyuarakan," ujarnya.

Anggota Komisi I DPR itu menegaskan, sejak Partai Gerindra berdiri, dirinya adalah juru bicara rakyat. Menurutnya, loyalitasnya ada pada rakyat, bukan pada partai.

"Karena saya merasa bukan juru bicara partai. Saya juru bicara rakyat, partai ini kan cuma alat. Sebenarnya loyalitas dan komitmen kita ya pada rakyat, apalagi saya sudah dipilih oleh 230 ribuan rakyat," jelas Fadli.

Fadli sekali lagi menyatakan dugaannya soal penunjukan jubir yang propemerintah. Ia pun mengaku tidak berminat meskipun nantinya akan ditunjuk sebagai juru bicara partai oleh Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

"Iya, dong, tentu dicari orang-orang yang dianggap selama ini juga propemerintahan sekarang. Saya juga tidak berminat tuh menjadi jubir partai. Karena selama ini saya sudah terlalu lama gitu, sejak partai berdiri, saya sampai selalu bicara. Dan bicara saya itu selalu mewakili rakyat. Dan saya juga tidak pernah mengklaim sebagai jubir partai," ungkapnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani