• News

  • Bisnis

BUMN Beri Kesempatan Setara untuk Disabilitas Memiliki Kompetensi

Ilustrasi penyandang disabilitas dan karyawan normal tengah bekerja.
bizjournals.com
Ilustrasi penyandang disabilitas dan karyawan normal tengah bekerja.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Direktur Utama (Dirut) PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi mengemukakan, para karyawan yang berkebutuhan khusus (disabilitas), selama ini tidak mengalami diskriminasi, selama kompetensi pekerjaan di bidangnya sesuai, dan kinerjanya baik.

Walapun ada perhatian dan perlakuan khusus yang dapat diberikan oleh perusahaan, kata Arief, dalam keseharian hal itu tidak diperlihatkan.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk memberikan kepercayaan diri pada para penyandang disabilitas, bahwa mereka pun dapat berkontribusi yang sama dengan karyawan lainnya tanpa mendapatkan perlakuan khusus, kecuali fasilitas kerja yang disesuaikan (misal kursi kerja yang sesuai).

“Kendati hingga saat ini masih sedikit para penyandang disabilitas yang mendaftar, dan berminat bergabung untuk bekerja di PNM, tetapi jumlahnya masih jauh, kurang dari 1%, yakni kurang dari 20 orang, sebagaimana harapan Pemerintah. Mereka semua berstatus karyawan dengan lama kerja, mulai dari 3 tahun sampai belasan tahun, dan hanya beberapa karyawan yang masih dalam masa percobaan (probation) selama tiga bulan, sebagai hasil rekrutmen baru," kata Arief, dalam keterangannya, dikutip Selasa (10/12/2019) di Jakarta.

Dituturkannya, saat ini telah ada karyawan PNM yang menyandang disabilitas dan berkinerja cukup baik.Mereka menempati posisi antara lain sebagai reviewer pembiayaan, keuangan dan administrasi pembiayaan, staff pengawasan & monitoring (supervisi) pembiayaan, dan supervisor pembiayaan. "Memang memiliki keterbatasan mobilitas, tetapi tetap bisa bekerja secara normal,” imbuhnya.

Sementara itu, Willy Hendrawan, seorang penyandang disabilitas yang tengah menjalani tahapan on The Job Training (OJT) di PLN mengaku, dalam menjalankan tugasnya sehari-hari, koordinasi dan kerja sama dengan tim kerja, berjalan lancar dan sangat baik. Untuk diketahui ia ditempatkan di Talent Development, bidang Recruitment and Onboarding Development.

“Saya dibimbing oleh rekan senior, manajer, dan VP dengan sangat baik, demikian pula dalam hal komunikasi dilakukan seperti layaknya teman. Dengan demikian suasana kerja menjadi nyaman. Selain itu apa yang diajarkan dan diarahkan kepada saya, juga dapat diterima dengan baik oleh kedua belah pihak.”

Psikolog yang juga Konsultan Psikologi Industri dan Organisasi MSDM profesional, Ronny Hanggoro mengatakan, untuk membantu proses rekrutmen bagi pegawai berkebutuhan khusus, yaitu dengan mencari kandidat sesuai dengan job specification-nya.

“Artinya dia bisa mengerjakan tugas- tugas yang akan dibebankan kepadanya. misalnya seorang tuna netra bisa menjadi operator telepon. Atau seorang tuna rungu bisa menjadi petugas sortir surat, asalkan ia memenuhi persyaratan-persyaratan lainnya.”

Editor : Irawan.H.P