• News

  • Peristiwa

Kepala BNPB Akan Tinjau Terdampak Banjir Bandang Sigi

Kepala BNPB akan tinjau terdampak banjir bandang Sigi.
BNPB
Kepala BNPB akan tinjau terdampak banjir bandang Sigi.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo yang semula akan melaksanakan sejumlah kegiatan selama tiga hari di tiga kabupaten di Sumatera Barat mulai Kamis (12/12/2019) hingga hari Sabtu (14/12/2019), mempercepat kepulangannya setelah mendengar berita banjir Bandang di Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah.

Staf khusus Kepala BNPB, Egy Massadiah, yang tiba bersama Letjen Doni di lokasi pengungsian banjir bandang  menyatakan kepada wartawan bahwa pada Kamis malam (12/12/2019), Kepala BNPB Doni Monardo menyerahkan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) 500 juta rupiah yang diterima Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi.

Pada hari Jumat (13/12/2019) usai menunaikan shalat Jumat, mantan Komandan Kopassus itu juga meninjau sejumlah titik terdampak banjir dan menyerahkan bantuan DSP sebesar 500 juta rupiah bertempat di Mesjid Raya Alam Surambi Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Bantuan tersebut diterima langsung Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria.

"Semula kami akan kembali ke Jakarta Sabtu sore. Namun dalam setelah berkunjung ke Solok Selatan, Bapak Kepala BNPB memutuskan segera kembali ke Jakarta pada hari Jumat malam ini juga dan selanjutnya langsung berangkat lagi ke Kab Sigi Sulawesi Tengah," jelas dia.

Dijelaskan, pihaknya akan transit di Jakarta dan stand by di Bandara Soetta sekitar empat jam, menunggu penerbangan Sabtu dini hari ke Palu dan tiba di Sigi pada Sabtu pagi (14/12/2019).

Sebagaimana yang dilaporkan LO BNPB dari Sulawesi Tengah, banjir bandang menerjang pemukiman warga di Desa pangana Bolapapu, Kecamatan kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi tengah. Banjir lumpur yang disertai batu dan kayu dari pegunungan terjadi pada Kamis  (12/12/2019) sekitar pukul 19.30 WITA.

Pihak pemerintah setempat, menyampaikan bahwa lokasi di Dusun 3 Desa Bolapapu  merupakan daerah rawan banjir ketika terjadinya hujan.

Akibatnya dua orang meninggal dunia yaitu atas nama Yan Cristison Mambarehi (Laki umur 51 thn) dan Rezky Bambarehi (Laki umur 8 thn), 60 KK mengungsi ke tempat yang aman, dan 20 unit rumah dilaporkan rusak.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani