• News

  • Peristiwa

Bela Luthfi Alfiandi, Veronica Koman Balas Cuitan Jubir PSI

Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi
Pasundan Ekspres
Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Luthfi Alfiandi, pemuda pembawa bendera Merah Putih yang diamankan polisi saat demo pelajar di Gedung DPR pada akhir September lalu, telah menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019).

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum, Lutfi disebut bukanlah seorang pelajar. Menurut Jaksa, kehadiran Lutfi dalam unjuk rasa yang berujung ricuh itu, memang berniat membuat keonaran atau kerusuhan dengan menyamar menggunakan pakaian putih abu-abu seperti pelajar.

Dakwaan Jaksa itu juga disampaikan oleh juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi di akun Twitter-nya, @Uki23.

"Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum pada hari Kamis, 12 Desember 2019: Luthfi Alfiandi (20 th) terdakwa kerusuhan aksi pelajar di DPR, bukanlah seorang pelajar," cuit @Uki23, Jumat (13/12/2019).

"Terdakwa adalah seorang pengangguran yang menyamar mengenakan pakaian SMA dengan kemeja putih dan celana abu-abu," sambungnya.

Pada kicauan lainnya, Uki menyindir pihak-pihak yang membela Luthfi agar tidak menjadikan orang bersalah sebagai pahlawan hanya karena punya agenda pribadi.

"Tidak semua orang di sebuah institusi itu jahat, tidak pula semua orang didalam kerumunan itu baik. Yang terpenting jangan ikut-ikutan mem-pahlawan-kan orang yang salah, yang demi agenda pribadinya menipu orang lain dan menunggang gerakan orang lain," tulis @Uki23.

Cuitan Uki soal Luthfi yang menyamar sebagai anak SMA mendapat tanggapan dari aktivis hak asasi manusia (HAM) Veronica Koman.

Menurutnya, Luthfi turun ke jalan sebagai warga negara Indonesia yang sedang menggunakan hak konstitusionalnya untuk berekspresi. Karena itu, ia merasa

heran lantaran pakaian Luthfi saat mengikuti unjuk rasa itu dipersoalkan.

"Trus masalahnya di mana? Mau anak STM atau pengangguran kek, saat itu Luthfi Alfiandi ada di jalan sebagai Warga Negara Indonesia yang sedang menggunakan hak konstitusionalnya untuk berekspresi," tulis Veronica di akun Twitter-nya, Minggu (15/12/2019).

Seperti diberitakan, Jaksa mendakwa  Lutfi Alfiandi alias Dede telah melakukan perbuatan melawan polisi saat  demo pelajar di sekitar Gedung DPR pada (30/9/2019) lalu. Lutfi disebut berniat membuat keonaran saat demo itu dengan menyamar sebagai siswa.

"Karena niat terdakwa hanya untuk membuat keonaran atau kerusuhan di demo tersebut, terdakwa langsung menyamar menggunakan pakaian atau seragam sekolah terdakwa yang terdahulu yaitu baju putih dan celana abu-abu," ujar jaksa Andri Saputra saat membacakan dakwaan di PN Jakpus, Kamis (12/12/2019).

Lutfi didakwa pasal berlapis yakni Pasal 212 KUHP juncto Pasal 214 KUHP atau Pasal 170 ayat 1 KUHP atau Pasal 218 KUHP.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati