• News

  • Peristiwa

Diduga Perpeloncoan, Fraksi NasDem DKI Kecam Insiden Petugas Honorer Berendam di Got

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem Jupiter
Medcom
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem Jupiter

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kalangan DPRD DKI mengecam insiden petugas honorer dari petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) Kelurahan Jelambar, Jakarta Barat yang berendam di saluran air atau got berair keruh.

Diduga aksi yang sempat viral di media sosial (medsos) tersebut merupakan perpeloncoan.

Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem Jupiter secara tegas menyatakan tindakan itu tak semestinya dilakukan. Ia pun mengecam peristiwa tersebut.

"Kita melihat secara viral calon PPSU yang akan diperpanjang kontraknya disuruh berendam di got, saya sangat prihatin," kata Jupiter di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

Jupiter menilai perbuatan itu bertentangan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Hukum Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pegawai negeri sipil (PNS) diminta menyeleksi petugas PPSU yang akan mendapatkan perpanjangan kontrak.

Jupiter menilai PNS tersebut melanggar PP Nomor 53 Tahun 2010 karena tak melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan. Seharusnya oknum PNS tersebut menjalankan tugas dengan penuh pengabdian dan tanggung jawab.

"Menurut saya sangat tidak manusiawi," ujar dia. 

Jupiter mendorong Inspektorat DKI Jakarta memeriksa oknum PNS yang melakukan perpeloncoan tersebut. Menurutnya, pegawai honorer maupun pegawai tetap memiliki hak yang sama memperoleh perlindungan hukum. 

"Karena setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak," tuturnya 

Sebelumnya, sejumlah petugas PPSU di Kelurahan Jelambar, Jakarta Barat, terekam video sedang berendam di saluran air. Dalam video yang viral di media sosial itu, petugas PPSU membuat dua barisan dan saling memegang pundak.

Air di saluran itu terlihat berwarna hitam. Beberapa orang mengenakan seragam PNS terlihat berdiri di pinggir saluran. Dugaan sementara, para petugas PPSU itu diminta masuk ke dalam saluran air demi tes perpanjangan kontrak.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli