• News

  • Peristiwa

Siap Sinergi dengan Pemerintah Bangun Desa, Ini yang Dilakukan UNY

UNY nyatakan siap sinergi dengan pemerintah dalam membangun desa.
KemendesPDTT
UNY nyatakan siap sinergi dengan pemerintah dalam membangun desa.

YOGYAKARTA, NETRALNEWS.COM - Rektor Universitas Negeri Yogyakarta(UNY), Prof Sutrisna Wibawa menyatakan UNY siap untuk bersinergi dengan pemerintah untuk ikut membantu membangun desa. Terlebih lagi jumlah mahasiswa yang dikirim UNY untuk program pengabdian masyarakat setiap tahunnya relatif besar.

Pada tahun 2019 terdapat 4.519 mahasiswa yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mereka disebar di 318 desa seluruh Indonesia. Daerah sekitaran Jawa Tengah dan DIY yang relatif butuh sentuhan pengembangan seperti Kabupaten Gunungkidul dan Kulonprogo menjadi prioritas penerjunan KKN.

“Di desa, para dosen pembimbing dan mahasiswa KKN berkolaborasi menghasilkan inovasi bersama masing-masing Pemda. mahasiswa UNY juga biasa diminta mengajar di sekolah ataupun mengajar keterampilan kepada bapak-bapak dan ibu-ibu di desa,” ujar Sutrisna.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rakornas Ikatan Alumni (IKA) Universitas Negeri Yogyakarta(UNY) di kampus UNY, Yogyakarta. Turut hadir Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, Sabtu (4/1/2020).

Lebih lanjut disampaikan program KKN yang dilakukan UNY beragam. Di Gunungkidul, UNY menggelar KKN Tematik Revolusi Mental yang diikuti 343 mahasiswa. Program ini berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Sedangkan di Ternate-Tidore, UNY mengirim lima mahasiswa dalam program KKN Kebangsaan.

Selain KKN, ada juga Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). Program ini menempatkan mahasiswa UNY di sekolah untuk mengajar. “Anak-anak ini mengajar di 267 sekolah dan 27 lembaga,” sambung Sutrisna.

Melalui program dan sinergi yang dicanangkan oleh Kemendes/PDTT ini, Prof Suyanto selaku Ketua IKA UNY mengharapkan mahasiswa yang berada di sekolah dan masyarakat mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di kampus. Termasuk jika kelak berstatus sebagai alumni, dapat terus mengabdikan ilmunya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Civitas juga berperan sebagai agen pembaharuan sehingga dapat menggunakan kesempatan ini untuk menggerakkan masyarakat ilmu pengetahuan yang berkembang pesat sehingga memenuhi empat kompetensi yaitu kreatif dan inovasi, berpikir kritis, komunikasi dan kolaborasi," pungkasnya.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani