• News

  • Peristiwa

Dugaan Siswa Bunuh Diri Lompat dari Gedung Sekolah, Kemendikbud Diminta Berbedah Diri

Dugaan siswa bunuh diri lompat dari gedung sekolah.
Kabar Polisi
Dugaan siswa bunuh diri lompat dari gedung sekolah.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Lembaga Perlindungan Anak GENERASI Ena Nurjanah menilai, dunia pendidikan di tanah air tengah berduka, atas meninggalnya SN di lingkungan sekolah negeri di wilayah Jakarta.

Peristiwa meninggalnya SN dapat membuat kondisi traumatis bagi siswa yang ada di lingkungan sekolah. Hal ini karena meninggalnya SN diberitakan karena meloncat dari lantai empat gedung sekolahnya.

Menurutnya, kejadian bunuh diri yang dilakukan oleh seorang pelajar di lingkungan sekolah adalah sebuah peristiwa yang sangat langka, dan kali ini terjadi di negeri ini. Terlebih lagi kejadiannya berada di ibukota Negara, Jakarta yang bisa di bilang merupakan representasi model pendidikan negeri yang lebih baik, sarana dan prasarana lebih mencukupi dibandingkan dengan wilayah lain.

Baginya, persitiwa ini seharusnya mendapat perhatian sangat serius dari para pemangku kebijakan, termasuk dalam hal ini adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diharap tidak hanya sekedar menunggu hasil pemeriksaan kepolisian namun harus segera turun tangan. 

"Sekolah merupakan sebuah institusi yang berada di bawah naungan kemendikbud harus segera didorong untuk berbenah diri, melakukan evaluasi ke dalam, mengapa hal tersebut bisa terjadi," tegas Ena, Selasa (21/1/2020).

Kata Ena, ini bukan semata-mata mencari siapa yang salah, tetapi pihaknya mendorong adanya tindakan segera untuk membenahi apa yang kurang dari pendidikan yang telah dilakukan di lingkungan sekolah tersebut. Selain itu hal apa saja yang luput dalam pengelolaan sekolah sehingga membuat mudahnya peluang untuk melakukan kejadian yang tidak diharapkan.

" Peristiwa yang menimpa seorang siswa  di sekolah seharusnya bisa menjadi bahan introspeksi bagi sekolah tersebut sekaligus juga bahan evaluasi  bagi sekolah-sekolah lainnya," kata dia.

Untuk diketahui, SN berusia 14 tahun, merupakan siswi salah satu SMPN di Jakarta Timur yang diduga lompat dari lantai empat gedung sekolahnya.

Kasus tersebut diketahui terjadi pada Selasa (14/1/2020). Siswi kelas VIII itu diduga melakukan percobaan bunuh diri saat jam sekolah berakhir sekitar pukul 15.30 WIB. Sempat dirawat di ICU RS Polri, SN meninggal dunia pada (16/1/2020).

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani