• News

  • Peristiwa

Aksi Jumat Keramat, Massa: Seret Novel Baswedan ke Pengadilan

Massa Corong Rakyat kembali menggelar aksi Jumat Keramat bertajuk 'Seret penyidik KPK Novel Baswedan ke Pengadilan
Netralnews.com/Adiel Manafe
Massa Corong Rakyat kembali menggelar aksi Jumat Keramat bertajuk 'Seret penyidik KPK Novel Baswedan ke Pengadilan

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Massa Corong Rakyat kembali menggelar aksi Jumat Keramat bertajuk 'Seret penyidik KPK Novel Baswedan ke Pengadilan' di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (24/1/2020).

Dalam aksinya, Corong Rakyat mendesak agar mantan Kasat Reskrim Bengkulu itu bisa diadili secepatnya di kursi pesakitan terkait kasus sarang burung walet dugaan penganiayaan dan pembunuhan.

"Kami beri waktu sampai seminggu agar Kejagung bisa melimpahkan berkas Novel Baswedan ke Pengadilan. Jika usaha rakyat kecil mencari keadilan ini tidak digubris, maka sepertinya Corong Rakyat mengadu ke kebon binatang saja," tegas Koordinator Aksi Ahmad.

Ahmad mengaku pihaknya tak henti-hentinya berdoa dan berusaha agar hak-hak korban maupun keluarga akibat dugaan kedzaliman Novel ini bisa terkabulkan. 

Pihaknya berharap pemerintahan Jokowi melalui korps Adhyaksa bisa membuka kembali kasus Novel demi menegakkan persamaan hukum dinegeri ini.

"Harusnya tidak ada seorangpun yang merasa kebal hukum di negeri ini. Begitu pula dengan Novel Baswedan dengan dosa-dosa masa lalunya. Hukum harus ditegakkan," tegasnya. 

Ahmad menyakini pihak Novel Baswedan dan kroninya pasti sudah memantau setiap gerakan Corong Rakyat dan mendengar tuntutan yang mereka sampaikan selama berhari-hari.

"Sadarlah, lebih baik menerima hukuman di dunia ketimbang di akhirat. Bersikap ksatrialah dan bertanggung jawab atas perbuatanmu saat menjabat sebagai Kasat Reskrim di Bengkulu," sarannya.

Lebih jauh, Ahmad kembali meminta agar tidak ada lembaga maupun elit politik yang mengistimewakan Novel Baswedan, karena penyidik KPK itu hanyalah manusia biasa, yang tak luput dengan dosa-dosa.

"Harus menunggu apalagi, sudah saatnya Jaksa Agung ST Burhanuddin mengeksekusi tuntutan kami agar korban yang meninggal dunia pun tenang di alamnya," ucap dia.

"Hal yang sama juga bisa dirasakan korban yang masih hidup, agar Novel Baswedan bisa di adili. Praperadilan kan sudah dimenangkan, harus tunggu apalagi?" pungkas Ahmad. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati