• News

  • Peristiwa

Skandal Jiwasraya, Demokrat: Saatnya Telah Tiba ...

SekKetua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas (tengah)
Three Channel
SekKetua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas (tengah)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Fraksi Partai Demokrat di DPR menyebut, skandal PT Asuransi Jiwasraya (Persero) telah menjadi pembicaraan dan perhatian rakyat Indonesia. 

Karenanya, Demokrat meminta supaya fakta kebenaran terkait kasus dugaan korupsi di asuransi pelat merah itu harus diperlihatkan dan dibuka ke publik. 

"Setelah dilakukan penyelidikan oleh Kejaksaan Agung ternyata ditemukan kesamaan 'modus' penggelapan dengan 'raib'nya uang rakyat," kata Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas melalui keterangan persnya di Jakarta, Selasa (28/1/2020). 

"Jangan sampai kecolongan, fakta kebenaran perlu diperlihatkan dan dibuka dihadapan masyarakat Indonesia. Kita tidak ingin dugaan adanya 'organized crime' (kejahatan yang terorganisir) dalam kasus Jiwasraya dianggap benar," sambungnya. 

Demokrat memandang, kejahatan tersebut ibarat fenomena 'puncak dari gunung es', dimana kasus Jiwasraya ini nampak kecil di atas permukaan, namun ternyata besar dan tidak terlihat bahkan dapat merugikan triliunan rupiah. 

"Jangan sampai kasus ini dikategorikan bersifat sistemik dan 'gigantic' sesuai apa yang disampaikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI)," ungkap Ibas.

Lebih lanjut, Demokrat menilai, tindakan tegas dan tuntas harus dilakukan agar kasus dugaan korupsi yang ditaksir merugikan negara hingga mencapai Rp 13,7 triliun itu tidak menjadi 'bom waktu' di kemudian hari. 

"Saatnya telah tiba, 'yang sudah baik lanjutkan, yang belum baik diperbaiki.' Membiarkan penyimpangan terjadi adalah sebuah kejahatan," ucap putra bungsu Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini. 

"Tindakan tegas, tuntas harus dilakukan untuk dapat selamatkan Indonesia dari krisis di masa depan. Jangan sampai terjadi bom waktu," pungkasnya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli