• News

  • Peristiwa

Corong Rakyat: Jika Jaksa Agung Tak Adili Novel Baswedan Kami Mogok Makan 

 Aktivis yang tergabung dalam Corong Rakyat melakukan aksi mogok makan.
Netralnews/Adiel Manafe
Aktivis yang tergabung dalam Corong Rakyat melakukan aksi mogok makan.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Aktivis yang tergabung dalam Corong Rakyat melakukan aksi mogok makan di depan Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (29/1/2020). 

Aksi mogok makan ini dilakukan sebagai bentuk protes kepada Jaksa Agung ST Burhanudin yang hingga kini belum mengadili penyidik KPK Novel Baswedan di kasus sarang burung walet. 

Massa yang tampak tiduran di depan Gerbang Kejagung tersebut menggelar spanduk tuntutan bertuliskan 'Lebih Baik Kami Mogok Makan Jika Jaksa Agung Tak Tuntaskan Kasus Novel Baswedan.'

"Lebih baik kami tidak makan, atau mogok makan jika Jaksa Agung tak segera adili dan seret Novel Baswedan ke Pengadilan," tegas Koordinator aksi Ahmad.

Menurutnya, aksi mogok makan menjadi pilihan terbaik buat gerakan mereka demi meminta keadilan bagi para korban dan keluarga atas kedzaliman yang diduga dilakukan Novel.

Dengan aksi demikian, Corong Rakyat berharap bisa mendapat perhatian dari pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) agar tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum di negeri ini. Khususnya, memproses kembali perkara Novel di Bengkulu.

"Hingga saat ini, kami Corong Rakyat belum diberi angin segar berita bagus dari Kejaksaan atas tuntutan yang kami sampaikan. Semoga dengan ancaman kita akan melakukan mogok makan, Jaksa Agung bisa mendapatkan hidayah," ujar Ahmad.

Ahmad melanjutkan, Corong Rakyat berharap ST Burhanudin meniru keberanian dan mengikuti rekam jejak Jaksa Agung pendahulunya Baharudin Lopa.

"Burhanudin tirulah dan ikuti jejak Baharudin Lopa untuk berani tuntaskan kasus Novel Baswedan. Kami hanya menunggu kapan tim Kejaksaan melakukan upaya jemput paksa Novel Baswedan dan seret ke meja Pengadilan," pungkasnya.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Widita Fembrian