• News

  • Peristiwa

Massa Corong Rakyat Makan Beling dan Serukan Tritura Adili Novel Baswedan

Massa Corong Rakyat melakukan aksi memakan beling.
Netralnews/Adiel Manafe
Massa Corong Rakyat melakukan aksi memakan beling.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Aktivis Corong Rakyat kembali menggeruduk Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2020), terkait kasus sarang burung walet di Bengkulu yang menyeret nama penyidik KPK Novel Baswedan

Jika sebelumnya Corong Rakyat melakukan aksi mogok makan, kali ini aksi mereka terbilang lebih ngeri karena massa memakan beling. 

Selain memakan beling, massa juga menyerukan Tritura adili Novel Baswedan. Adapun isi Tritura versi Corong Rakyat, yakni seret Novel Baswedan ke Pengadilan, meminta Jaksa Agung limpahkan berkas perkara Novel di Bengkulu ke Pengadilan, dan terakhir pecat seorang pembunuh dan penganiaya dari KPK

"Keadaan penegakan hukum di Kejaksaan sudah masuk dalam tataran penyakit kronis karena tak berani mengadili Novel Baswedan," tegas Koordinator aksi Ahmad.

Ahmad mengatakan, pihaknya berharap melalui seruan Tritura Adili Novel Baswedan ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai nahkoda negeri harus berani mengambil sikap dan tindakan tegas kepada anak buahnya agar melimpahkan berkas perkara Novel ke Pengadilan.

"Jangan sampai pemerintah juga ikutan pura-pura tuli melihat tindakan Novel yang merasa kebal hukum. Perlu ada pembenahan dan menjadi momentum demi mengembalikan wibawa Kejaksaan dimata publik dengan menyeret Novel ke Pengadilan," ujarnya. 

Ahmad menambahkan, pihaknya lebih baik mogok makan dan makan beling jika Jaksa Agung tak segera menuntaskan kasus Novel Baswedan.

Lebih jauh, Ahmad meminta Jaksa Agung ST Burhanudin untuk mengikuti jejak pendahulumu Baharudin Lopa agar mendengarkan aspirasi rakyat dan bisa menegakkan keadilan.

"Makan beling menjadi bukti Kejaksaan tidak peka atas aspirasi masyarakat yang sepertinya tuli atau buta atas kasus kebiadan Novel yang hingga beberapa tahun ini belum terungkap," pungkasnya.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Widita Fembrian