• News

  • Peristiwa

Dua Pengedar Sabu-Sabu Jaringan Malaysia Ditangkap Polda Jatim

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menunjukkan barang bukti sabu-sabu yang disita dari dua tersangka asal Malaysia di Surabaya, Senin (3/2/2020)
Antara
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menunjukkan barang bukti sabu-sabu yang disita dari dua tersangka asal Malaysia di Surabaya, Senin (3/2/2020)

SURABAYA, NETRALNEWS.COM - Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap pengedar sabu-sabu seberat 15 kilogram yang dikemas dalam bungkus teh asal Malaysia.

"Jaringan pengedar narkoba asal Malaysia ini sudah dua kali melakukan pengiriman ke Indonesia," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kepada wartawan di Surabaya, Senin (3/2/2020).

Dua pengedar masing-masing bernama Chee Kim Tiong (40) dan Lau Chu Hee (39).

"Untuk pengiriman pertama berhasil lolos, lalu yang kedua ditangkap dengan barang bukti narkoba jenis sabu kurang lebih seberat 15 kilogram yang dikemas bungkus teh China," ucapnya.

Jenderal polisi bintang dua itu menambahkan kedua pelaku termasuk dalam jaringan pengedar antarnegara yang berperan memasukkan narkoba ke Indonesia lewat jalur darat.

Keduanya mengawal sendiri pengiriman sabu-sabu dari Myanmar ke Kuching (Malaysia), lalu ke Pontianak menuju Pangkalan Bun dan ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

"Dari Pelabuhan Tanjung Perak, narkoba kami amankan," ungkap Luki.

Sementara itu, salah seorang tersangka, Che Kim Tiong mengaku mengirimkan sabu-sabu atas perintah Mr Po asal Kuching, Malaysia.

Ia melakukannya sudah dua kali dan beratnya 15 kilogram sabu-sabu setiap kali mengirim.

Dari Mr Po, Che Kim Tiong mengaku mendapatkan Sebesar 40 ribu ringgit atau sekitar Rp133 juta, sedangkan Lhau Chu Hee berperan sebagai kurir sabu mendapatkan bayaran 7.000 ringgit atau sekitar Rp23 juta.

Editor : Sesmawati