• News

  • Peristiwa

Aksi Jalan Mundur, Corong Rakyat: Simbol Kemunduran Hukum Soal Kasus Novel Baswedan

Aktivis Corong Rakyat menggelar 'aksi jalan mundur' di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Jumat (7/2/2020).
Netralnews.com/Adiel Manafe
Aktivis Corong Rakyat menggelar 'aksi jalan mundur' di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Jumat (7/2/2020).

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Aktivis Corong Rakyat menggelar 'aksi jalan mundur' di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Jumat (7/2/2020). 

Aksi jalan mundur ini dilakukan Corong Rakyat sebagai simbol bentuk kemunduran penegakan hukum di Indonesia khususnya kasus sarang burung walet yang melibatkan penyidik KPK Novel Baswedan.

"Aksi berjalan mundur dan momen Jumat Keramat ini kembali menuntut Jaksa Agung untuk segera mengadili dan menyeret Novel Baswedan ke Pengadilan," kata Koordinator Aksi Ahmad. 

Ahmad menyebut, jika kasus Novel di Bengkulu ini tidak dilanjutkan dan diproses kembali maka nantinya bisa menjadi bumerang bagi Kejagung dan hukum di Indonesia.

"Jika kasus Novel dibiarkan mangkrak maka hukum di Indonesia menjadi terbelakang. Rakyat kecil akan sulit mencari keadilan dalam persamaan dimata hukum. Jangan lagi Novel Baswedan di istimewakan," tegas Ahmad.

Ahmad menambahkan, seharusnya pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dan DPR bisa mendukung gerakan Corong Rakyat agar mendorong berkas perkara mantan Kasat Reskrim Bengkulu itu dilimpahkan ke Pengadilan.

 

"Hanya ada di Indonesia, HAM dan hukuman tidak berlaku untuk manusia bernama Novel Baswedan. Padahal sudah jelas borok dan belangnya dibongkar oleh korban dan keluarga korban," pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati