• News

  • Peristiwa

Waspada Gelombang Tinggi Hingga Enam Meter di Wilayah Perairan Indonesia

Ilustrasi Gelombang
Ilustrasi Gelombang

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang setinggi 1,25 - 6 meter yang berpeluang terjadi di sejumlah perairan Indonesia dalam beberapa hari kedepan (12 Februari-14 Februari 2020).

Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan update informasi cuaca dan gelombang dari BMKG. Demikian disampaikan Bagian Hubungan Masyarakat dan Biro Hukum dan Organisasi BMKG, Rabu (12/2/2020).

Berdasarkan pantauan BMKG, terdapat Sirkulasi Siklonik di Samudera Hindia barat Kep.Mentawai dan Selatan Banten. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Timur Laut - Timur dengan kecepatan 5 - 25 knot sedangkan di wilayah selatan Indonesia dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan 5 - 25 Knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Kep.Sangihe – Kep.Talaud, Laut Arafuru, Perairan P.Yos Sudarso - Merauke. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Wilayah yang berpotensi dilanda gelombang setinggi 1,25-2,5 meter adalah Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh, Perairan Barat Kep.Simeulue - Kep.Mentawai, Perairan Barat Bengkulu, Teluk Lampung Bag.Selatan, Selat Sape Bag.Selatan, Selat Sumba Bag.Barat, Perairan Selatan P.Sumba - P.Sawu, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Kupang - P.Rote, Samudra Hindia Selatan Kupang - P.Rote, Laut Natuna Utara, Perairan Kep.Anambas - Kep.Natuna, Laut Natuna.

Selain itu keadaan serupa berlaku di wilayah Perairan Kotabaru Bag.Timur, Perairan Kalimantan Timur, Perairan Kalimantan Utara, Selat Makassar, Perairan Barat Sulawesi Tengah, Perairan Sulawesi Barat, Laut Sulawesi Bag.Barat, Perairan Utara Dan Selatan Sulawesi Utara, Laut Maluku Bag.Selatan, Perairan Utara Kep.Banggai – Sula, Laut Banda, Perairan Fakfak – Kaimana, Perairan Kep.Sermata - Kep.Tanimbar, Perairan Kep.Kei - Kep.Aru, Laut Arafuru Bag.Barat, Perairan Amamapare – Agats, Perairan P.Yos Sudarso – Merauke.

Sedangkan wilayah yang berpotensi dilanda gelombang setinggi -2,5 – 4 meter adalah Perairan Barat Enggano, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Bagian Barat dan Selatan, Perairan Selatan Jawa Hingga Pulau Sumbawa, Selat Badung, Selat Bali - Selat Lombok - Selat Alas Bagian Selatan, Samudra Hindia Barat Bengkulu Hingga Selatan Pulau Sumba, Laut Arafuru Bag.Tengah Dan Timur, Laut Sulawesi Bagian Tengah dan Timur, Perairan Kep.Sangihe - Kep.Talaud, Perairan Bitung - Kep.Sitaro, Laut Maluku Bagian Utara, Perairan Utara Dan Timur Halmahera, Perairan Morotai, Laut Halmahera, Perairan Utara Papua Barat Hingga Papua.

Demikian juga untuk wilayah perairan yang dilanda gelombang setinggi 4-6 meter (sangat tinggi) di Samudera Pasifik Utara, Halmahera hingga Papua.

Dengan kondisi gelombang laut yang tinggi dan adanya potensi gelombang pasang tinggi dibeberapa wilayah Indonesia, masyarakat dan kapal-kapal yang melintas dihimbau untuk tetap waspada dan siaga dalam melakukan aktivitas di pesisir maupun di laut.

Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran: Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m),  Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati