• News

  • Peristiwa

Ahok Unggul Atasi Banjir di Survei, Said Didu: Kalau Mau Gila, Gilanya yang Serius Dong

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
BreakingNews
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu menyindir hasil survei Lembaga Indo Barometer yang menunjukkan Basuki Tjahaja Purnama (BTP/Ahok) merupakan Gubernur DKI Jakarta paling sukses mengatasi masalah banjir di Ibu Kota.

"Wahai tukang survey, kalau mau jadi gila, gilanya yang serius dong," tulis Said Didu di akun Twitternya, Senin (17/2/2020).

Hal itu disampaikan Said Didu mengomentari postingan pemilik akun Twitter @tijabar yang menyoroti cara Indo Barometer memilih responden.

"Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Nilai Ahok Paling Berhasil Tangani Banjir Jakarta. Survei dilakukan 9-15 Jan 2020, melibatkan 1.200 responden berasal dari 34 provinsi d Indonesia," cuit @tijabar.

"Apa semua responden pernah ngalamin banjir Jakarta & liat penangannya? Hahaha dasar kodok," kata @tijabar.

Sebelumnya diberitakan, hasil survei terbaru Lembaga Indo Barometer menunjukkan, Basuki Tjahaja Purnama (BTP/Ahok) merupakan Gubernur DKI Jakarta paling sukses mengatasi masalah banjir di Ibu Kota dibanding mantan Gubernur Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur DKI saat ini, Anies Baswedan.

Ahok meraih suara responden sebesar 42 persen, kemudian Jokowi meraih 25 persen, dan Anies berada di posisi terakhir dengan 4,1 persen. Sementara 28,9 responden tidak jawab/tidak tahu.

"Menurut publik nasional untuk masalah banjir, Gubernur Jakarta yang dianggap paling berhasil adalah Basuki Tjahaja Purnama dengan 42 persen," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari saat rilis survei di Kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (16/2/2020).

Survei Indo Barometer ini dilakukan pada 9-15 Januari 2020 dengan melibatkan 1.200 responden yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia yang dipilih secara multistage random sampling.

Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Survei memiliki margin of error sebesar kurang lebih 2,83 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati