• News

  • Peristiwa

Penindakan Korupsi Menurun di 2019, Ketua MPR Desak Penegak Hukum Lakukan Ini

Ketua MPR Bambang Soesatyo.
bambangsoesatyo.info
Ketua MPR Bambang Soesatyo.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Rilis hasil pemantauan Indonesia Corruption Watch (ICW) menunjukkan tren penurunan penindakan kasus korupsi pada tahun 2019 dibanding tahun 2017 dan 2018, terutama kasus korupsi yang ditindak oleh Kepolisian dan Kejaksaan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong pemerintah dan lembaga pemberantasan korupsi untuk merumuskan strategi pencegahan praktik suap dengan memperkuat sistem integritas badan publik.

"Serta mengefektifkan penggunaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan pidana korporasi sebagai strategi mengoptimalkan pengembalian aset kejahatan korupsi dan pemiskinan pelaku korupsi," kata Bamsoet dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/2/2020).

Bamsoet juga meminta pemerintah untuk mengevaluasi keseluruhan mekanisme perizinan sektor Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan hidup yang rentan terhadap praktik penyuapan dan menimbulkan kerugian multidimensi.

Mantan Ketua DPR ini pun mendesak pemerintah, KPK, Kepolisian dan Kejaksaan Agung agar fokus untuk melakukan asset recovery atau perampasan aset pada harta terpidana kasus korupsi.

"Fokus dalam menerapkan konsep asset recovery dalam upaya memiskinkan pelaku korupsi agar menimbulkan efek jera, sebagaimana dengan pernyataan Presiden Joko Widodo yang berencana memprioritaskan asset recovery tersebut dalam rangka pengembalian kerugian negara," pungkas Bamsoet.

Sebelumnya, ICW memaparkan hasil pemantauan 'Tren Penindakan Kasus Korupsi 2015-2019'. ICW menemukan kecenderungan penurunan penindakan kasus korupsi pada 2019 dibanding tahun 2018 dan 2017.

"Hasil pemantauan ICW menemukan tren penindakan kasus korupsi pada 2019 menurun terutama kasus korupsi yang ditindak oleh kepolisian dan kejaksaan jika dibandingkan dari 2017 dan 2018," kata peneliti ICW Wana Alamsyah di Kantor ICW, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

"Lemahnya penegak hukum dalam upaya merampas aset korupsi pun belum terjawab apabila melihat data yang ditemukan," sambungnya.

Data ICW menunjukkan, pada 2019 ada 271 kasus korupsi. Jumlah itu menurun jika dibandingkan dua tahun sebelumnya. Pada 2017 adan 576 kasus, sementara pada 2018 ada 454 kasus yang diusut.

Dari 271 kasus korupsi di tahun 2019, KPK tercatat menangani 62 kasus, Kejaksaan menangani 109 kasus dan Kepolisian menangani 100 kasus.

Adapun kasus korupsi yang dicatat oleh ICW adalah kasus yang disidik oleh KPK, Kejaksaan, dan Kepolisian selama 1 Januari 2019 hingga 31 Desember 2019.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan.H.P