• News

  • Peristiwa

Jangan Paksa Anak Maju Pemilu 2024, Rizal Ramli: Mbak Mega Nyindir Sopo Yo? Ini Mah Telak

Ekonom senior Rizal Ramli.
Twitter @RamliRizal
Ekonom senior Rizal Ramli.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ekonom senior Rizal Ramli mengomentari pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal 'jangan paksakan anak maju di Pemilu 2024'.

"Ini mbak Mega nyindir sopo yo ? Ini mah telak (emoji tertawa)," tulis Rizal Ramli di akun Twitternya, Kamis (20/2/2020).

Cuitan Rizal Ramli itu mendapat komentar beragam dari warganet (netizen). Sejumlah netizen menduga Mega menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun tak sedikit juga yang menyebut Mega menyindir diri sendiri.

Berikut beberapa komentar netizen yang dikutip netralnews.com dari akun Twitter Rizal Ramli.

"Sepertinya ada berita seorang Presiden punya anak menantu dan besan mecalaonkan jadi kepala daerah," kata @D4D4NGLH.

"Nyindir SBY om yg selalu banggain AHY," tulis @ubayoedin.

"Anak, menantu, besan, adik ipar 'Jokowi," balas @lobaKaheureui.

"Semuanya kena. Anaknya jokowi, anaknya Mega sendiri, anaknya SBY dan anak-anak yang sekarang jadi stafsus.
Semua seperti dipaksakan. ACAK ADUL Tak tentu arah...seperti negeri ini," cuit @DayatPondok.

"Nyindir diri sendiri dan partai politiknya," kata @Helmywijaya1579.

"Menepuk air di dulang terpercik muka sndiri," sindir @MawarSolitaire.

Sebelumnya, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengatakan, peta perpolitikan di Indonesia pada Pemilu 2024 akan mengalami perubahan karena terjadi regenerasi kepemimpinan. Untuk itu, lanjut Mega, yang mesti didorong untuk berkompetisi adalah anak-anak muda.

"Ini saya titip pesan. Nanti ini kan ada yang sangat berubah, sangat berubah di perpolitikan Indonesia ini. Satu, 2024 akan terjadi regenerasi. Benar, kita kita ini sudah fading away, yang mesti maju itu yang didorong itu anak-anak muda," kata Megawati di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020).

Meski terjadi regenerasi kepemimpinan, namun Mega mengingatkan kader PDIP agar tak memaksakan keluarga maju di Pemilu 2024 jika tidak memiliki kompetensi.

"Tapi berhentilah, kalau kalian punya anak, anaknya itu nggak bisa, jangan dipaksa-paksa. Jengkel loh saya. Lah iya loh, ngapain sih kayak nggak ada orang. Kader itu ya anak kalian juga loh. Gimana yo. Kalau nggak anake, kalau ndak istrine, kalau nggak ponakane," ujarnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan.H.P