• News

  • Peristiwa

Soal Sikap PKS yang Minta Voting Tertutup, Taufik Gerinda: Dulu Ngotot Terbuka

Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Gerindra Mohamad Taufik
RMOL Jakarta
Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Gerindra Mohamad Taufik

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Gerindra Mohamad Taufik mengaku heran dengan sikap PKS yang ngotot melakukan voting tertutup dalam pemilihan Wagub DKI Jakarta.

Padahal dalam berbagai kesempatan, tadinya petinggi PKS bersikeras pemilihan Wagub dilakukan dengan voting terbuka, dengan alasan menghindari money politic. 

"Padahal saya bilang, kami terbuka melanjutkan keinginan DPW PKS. Saya baca di media, untuk menghindari money politic, terbukalah pemilihan. Ya ayok kita setuju dan ternyata itu katanya di media doang, ya sudahlah," kata Taufik, Jumat (21/2/2020). 

Menurut Taufik, agar proses pemilihan Wagub tak lagi berlarut-larut akhirnya Gerindra menyetujui voting tertutup seperti keinginan PKS. 

DPRD DKI Jakarta telah mengetuk palu Tata Tertib (Tatib) Pemilihan Wagub DKI pada Rapat Paripurna Rabu (19/2/2020) lalu. Dalam Tatib tersebut disepakati mekanisme pemilihan dilakukan melalui voting tertutup 

"Kalau pemilihan umum boleh (tertutup), karena dia mewakili dirinya. Tapi kalau wagub lewat perwakilan, dia mesti fair dong tunjukin ke rakyat," ujar Taufik. 

Selain itu, menurut Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta ini, voting terbuka mempersempit ruang dan menghindari money politic karena semua proses dapat disaksikan secara transparan

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli