• News

  • Peristiwa

Viral, Penjelasan ‘Sarjana Sperma‘ Terkait Pernyataan Komisioner KPAI

Viral, video parodi 'Sarjana Sperma' soal pernyataan komisioner KPAI.
Twitter
Viral, video parodi 'Sarjana Sperma' soal pernyataan komisioner KPAI.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Video seorang pria mengaku sebagai 'sarjana sperma' memparodikan bagaimana cara kerja sperma hingga membuat seorang perempuan bisa hamil di kolam renang, jadi viral di media sosial.

Video itu muncul setelah Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty membuat pernyataan yang menghebohkan dengan menyebut perempuan bisa hamil jika berenang bareng laki-laki, meski tidak bersentuhan fisik.

Video parodi itu diunggah oleh pemilik akun Twitter @WagimanDeep_, Senin (24/2/2020) untuk mengingatkan kaum perempuan bagaimana menggunakan celana dalam yang tepat di tengah banjir yang melanda Jakarta.

"Sekali lagi ane pesen kpada para laskarwati eang ane tjintai di DKI..slagi banjir mingsih terjadi dimana-mana, sbaeqnya pake Clana dalem anti tembus eang terbuat dari terpal ataw plastik cor..
Dengerkan penjelasan pak bambang SSp (Sarjana Sperma) berikut inih,
#4niesTenggelamkanDKI," cuit @WagimanDeep_.

Dalam video berdurasi 40 detik itu, pria bernama Bambang Alexander, SSp (Sarjana Sperma), menjelaskan bahwa sperma bisa berenang mencari tubuh wanita hingga menembus celana dalam dan masuk ke rahim kemudian terjadi pembuahan. Ia menyebut proses demikian dikenal dengan istilah 'aquaspermai' yang artinya pembuahan melalui media air.

"Jadi memang bisa saja terjadi kehamilan di dalam kolam renang dengan kondisi bahwa sperma tersebut menembus celana dalam pria, menembus celana renangnya, kemudian berenang mencari tubuh wanita dan menembus pakaian wanita, menembus celana renangnya,... lalu menuju ke rahim untuk membuahi sel telur," kata Bambang.

"Hal ini dikenal juga dengan istilah 'aquaspermai' yang berarti pembuahan melalui media si air. Kasus ini memang pernah beberapa kali terjadi di dunia, dunia hayal," jelas Bambang Alexander SSp.

Sebelumnya, viral di media sosial pernyataan Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty yang menyebut seorang perempuan bisa hamil jika berenang bareng laki-laki, meski tidak bersentuhan fisik. Hal itu karena ada sperma yang sangat kuat.

"Pertemuan yang tidak langsung misalnya, ada sebuah mediasi di kolam renang, ada jenis sperma tertentu yang sangat kuat. Walaupun tidak terjadi penetrasi, tapi ada pria terangsang dan mengeluarkan sperma, dapat berindikasi hamil," kata Sitti kepada TribunJakarta.com, Jumat (21/2/2020).

"Kalau perempuannya sedang fase subur, itu bisa saja terjadi. Kan tidak ada yang tahu bagaimana pria-pria di kolam renang kalau lihat perempuan," ucap Sitti.

Setelah pernyataannya itu viral, Sitti kemudian menyampaikan permohonan maaf dan mengakui jika apa yang ia sampaikan tidak tepat. "Saya meminta maaf kepada publik karena memberikan statemen yang tidak tepat," ujarnya lewat keterangan tertulis, Minggu (23/2/2020).

Sitti pun menyatakan mencabut pernyataannya itu. Ia menyebut bahwa apa yang disampaikan merupakan pendapat pribadi dan bukan dari KPAI.
"Statemen tersebut adalah statemen pribadi saya dan bukan dari KPAI. Dengan ini saya mencabut statemen tersebut," jelas Sitti.

Lebih lanjut, Sitti berharap kepada semua pihak supaya tidak memviralkan pernyataannya soal hamil di kolam renang. "Saya memohon kepada semua pihak untuk tidak menyebarluaskan lebih jauh atau malah memviralkannya," pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani