• News

  • Peristiwa

Kasus Prostitusi Daring Dilaporkan Andre Rosiade Telah Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto.
Tribratanews
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto.

PADANG, NETRALNEWS.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat telah melimpahkan kasus prostitusi daring di Kota Padang yang digrebek anggota DPR RI Andre Rosiade yakni NN dan AS kepada pihak kejaksaan.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto di Padang, mengatakan penyidik telah selesai mengumpulkan berkas yang diperlukan dan melimpahkan kepada kejaksaan.

“Hari ini penyidik sudah melimpahkan berkas kepada kejaksaan atau tahap satu,” katanya, Kamis (27/7/2020) di Padang.

Ia mengatakan meskipun pihaknya melakukan penangguhan penahanan terhadap salah satu tersangka yakni NN namun proses hukum terus berlanjut.

Menurut dia, saat ini penyidik kasus dugaan prostitusi daring sudah memeriksa sejumlah saksi ahli yaitu saksi ahli agama, saksi ahli Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dan lainnya.

Sebelumnya, Polda Sumatera Barat menangguhkan penahanan tersangka prostitusi online, wanita berinisial NN yang digrebek oleh polisi bersama Anggota DPR RI Andre Rosiade di salah satu hotel di Kota Padang pada Minggu (26/1).

Ia mengatakan pihaknya melakukan penangguhan penahanan setelah adanya permohonan dari pihak keluarga dan kuasa hukumnya.

Ia mengatakan proses administrasi telah selesai dan dia tadi dijemput oleh keluarga pada Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB.

"Dia sudah kembali kepada keluarga namun proses hukum tetap berjalan. NN juga harus melakukan wajib lapor dua kali dalam satu minggu," kata dia, seperti dilansir Antara.

Polda Sumbar menangkap AS (24) dan NN yang diduga terlibat dalam prostitusi daring melalui aplikasi Michat.

Ia mengatakan pelaku AS berperan sebagai muncikari, sedangkan NN merupakan pekerja seks komersial.

Mereka ditangkap setelah adanya laporan dari masyarakat yakni anggota DPR RI Andre Rosiade yang menggerebek di kamar 606 di salah satu hotel di Kota Padang.

Editor : Irawan.H.P