• News

  • Peristiwa

Korban Banjir 119.268 Jiwa di Jabodetabek dan Karawang, Pengungsi Terbanyak di Wilayah Ini

Petugas damkar menyedot genangan air banjir.
Twitter @humasjakfire
Petugas damkar menyedot genangan air banjir.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan 88 titik pengungsian tersebar di wilayah Jabodetabek dan Karawang, Jawa Barat hingga hari ini (27/2/2020), pukul 18.00 WIB. Titik pengungsian warga terbanyak di wilayah Jakarta Timur dengan 36 titik.

Selain di Jakarta Timur, titik pengungsian juga berada di Jakarta Utara 26 titik, Karawang 11, Jakarta Barat 8, Kota Tangerang 3, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi dengan masing-masing 2 titik.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo mengatakan, hingga hari ini, jumlah warga mengungsi sebanyak 12.608 KK (45.861 jiwa). Jumlah terbanyak teridentifikasi di Jakarta Timur dengan 7.496 KK (27.429 jiwa), sedangkan di wilayah Karawang sebanyak 3.591 KK (12.740 jiwa).

Sedangkan, jumlah korban jiwa sebanyak 9 orang.

"Jumlah warga terdampak di wilayah Jabodetabek dan Kabupaten Karawang sebanyak 44.579 KK (119.268 jiwa)," tegas Agus, Kamis (27/2/2020).

Pantauan di lapangan, genangan banjir masih terjadi dengan ketinggian beragam. Di wilayah Kabupaten Bekasi, ketinggian air antara 20 – 150 cm, Kabupaten Tangerang 42 – 168 cm, Kota Tangerang 20 – 130 cm, dan Karawang 150 cm. Wilayah lain seperti  di DKI Jakarta, Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Tangerang Selatan telah surut.

Sementara itu, terkait dengan peringatan dini cuaca BMKG menginformasikan potensi cuaca berupa hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir pada dua hari ke depan. Wilayah yang perlu meningkatkan kesiapsiagaan, antara lain Jabodetabek dan Jawa Barat.

Potensi cuaca ekstrem dipengaruhi oleh siklon tropis Ferdinand yang teridentifikasi muncul di Samudera Hindia, sebelah selatan Bali, yang diprediksi melemah dan bergerak ke arah barat-barat daya.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P