• News

  • Peristiwa

KPK Diminta Turun Tangan jika Bank DKI Tak Segera Bayar Hak The Tjin Kok

KPK diminta turun tangan jika Bank DKI tak segera bayar hak The Tjin Kok.
Netralnews/Sulha
KPK diminta turun tangan jika Bank DKI tak segera bayar hak The Tjin Kok.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gerakan Aliansi Laskar Anti Korupsi (GALAK) mengingatkan Bank DKI untuk segera membayar kewajibannya kepada Ham Sutedjo selaku ahli waris The Tjin Kok.

Sebab, perkara antara Bank DKI Vs The Tjin Koksudah diputus pengadilan dan dinyatakan inkrah oleh Mahkamah Agung (MA) sejak 2006.

"Bank DKI segera saja bayar haknya The Tjin Kokyang sudah di putuskan Inkrah oleh Mahkamah Agung," kata Direktur GALAK, Muslim Arbi melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (12/3/2020).

"Jika Bank DKI tidak segera selesaikan pembayaran Haknya The Tjin Kokpatut diduga managemen Bank DKI lakukan tindakan korupsi. Dan mendesak KPK segera mengusut lambat nya  penyelesain kasus ini," ujarnya.

Kasus The Tjin Kokini telah viral di media sosial 2 pekan ini melalu pemberitaan yang di suarakan oleh Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak) Lieus Sungkarisma dan Pengamat Kebijakan Publik, Amir Hamzah.

"Pastinya masalah ini sudah diketahui oleh Gubernur DKI. Dan pihak Bank DKI sudah ketahui hal ini. Maka saran saya ke Bank DKI segera saja selesaikan hak-haknya The Tjin Kokke ahli warisnya Ham Sutedjo," ungkap Muslim.

Muslim menambahkan, jika masalah ini dibiarkan berlarut-larut dan Bank DKI tidak memenuhi kewajibannya, bukan tidak mungkin ahli waris bakal menggalang massa untuk melakukan aksi di Kantor Bank DKI.

"Jangan sampai ahli waris abis ke sabaran lalu membawa massa yang solider atas kasus ini mendemo Bank DKI. Tak elok kan Warga DKI melakukan demo baru di bayar. Kalau demikian Bank DKI dianggap bank preman tidak patuh hukum," ungkapnya.

Lebih lanjut, Muslim menyebut jika masalah ini tak diselesaikan sesegera mungkin, maka sebaiknya Dirut Bank DKI dicopot.

"Atau kalau memang berlarut larut tidak jelas sejak janji bayar pada bulan Maret 2017. Sudah tiga tahun lamanya Bank DKI tidak selesaikan hal ini. Sebaiknya Dirut Bank DKI perlu dicopot," tegasnya.

Tindakan Bank DKI yang berlarut-larut atas kasus The Tjin Kokini, tambah Muslimin, dapat di anggap mendelegitimasi sistem perbank yang Prudent dan berbisnis Trust itu. Dan ini harus di hindari. "Gubernur DKI wajib membantu selesaikan masalah ini secepatnya," pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani