• News

  • Bisnis

Karena Virus Corona, Apple Tutup Gerai Penjualan di Luar China hingga 27 Maret

Ilustrasi produk Apple, Iphone 11.
betanews.coma
Ilustrasi produk Apple, Iphone 11.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Tim Cook, Chief Executive Officer (CEO) Apple mengatakan bahwa seluruh gerai penjualan Apple di China kini telah dibuka seiring penurunan signifikan kasus virus corona atau Covid-19 di negeri tirai bambu tersebut.

Menurutnya, salah satu cara paling efektif untuk meminimalkan risiko penularan virus adalah dengan mengurangi kepadatan dan memaksimalkan jarak sosial.

Karena tingkat infeksi baru terus tumbuh di tempat lain, kami mengambil langkah-langkah tambahan untuk melindungi anggota tim dan pelanggan kami.

"Kami akan menutup semua toko ritel kami di luar China hingga 27 Maret. Kami berkomitmen untuk memberikan layanan yang luar biasa kepada pelanggan kami," kata Tim dalam informasi di situs resmi Apple, seperti dikutip Sabtu (4/3/2020).

Namun, kata Tim, toko online di www.apple.com tetap melayani penjualan atau dengan dapat mengunduh aplikasi Apple Store di App Store. Untuk layanan dan dukungan, pelanggan dapat mengunjungi support.apple.com.

Selain itu, pengaturan kerja yang lebih fleksibel diberlakukan di seluruh dunia di luar Cina. Itu berarti, kata Tim, pekerja harus bekerja dari jarak jauh jika pekerjaan mereka memungkinkan, dan mereka yang pekerjaannya mengharuskan mereka berada di lokasi harus mengikuti panduan untuk memaksimalkan ruang antarpribadi.

Semua pekerja akan terus menerima pembayaran sesuai dengan operasi bisnis seperti biasa.

"Kami telah memperluas kebijakan cuti kami untuk mengakomodasi keadaan kesehatan pribadi atau keluarga yang diciptakan oleh Covid-19,  termasuk pulih dari penyakit, merawat orang yang dicintai yang sakit, karantina wajib, atau tantangan pengasuhan anak karena penutupan sekolah.

 

Editor : Irawan.H.P