• News

  • Peristiwa

Antrean Panjang Halte Busway, Gun Romli: Kalau Corona Meledak Anies yang Tanggung Jawab

Penumpang berdesakan di dalam bus Transjakarta.
IG @gunromli
Penumpang berdesakan di dalam bus Transjakarta.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohammad Guntur Romli menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait kebijakan pembatasan transportasi akibat pandemi virus Corona di Ibu kota.

Guntur pun mengatakan Anies Baswedan harus bertanggung jawab jika ada ledakan pasien positif Corona. Pasalnya, penumpukan penumpang akan rentan penularan virus Corona.

Dalam akun Instagram @gunromli, ia menuliskan,"Kalau Ada Ledakan Pasien Virus Corona Maka @aniesbaswedan yg Harus Tanggung Jawab!"

"Antrian mengular dan penumpukan di halte-halte TransJakarta karena rute dikurangi @aniesbaswedan," tulisnya lagi.

Guntur pun menyayangkan Gubernur Anies bukannya bikin social distance, tapi malah bikin penumpukan. "Anies memangkas rute TransJakarta dari 248 rute jadi tinggal 13 rute. Alias disunat 94 PERSEN!" ujarnya.

Jumlah armada yang beroperasi, kata dia, dibatasi. Jarak keberangkatan MRT diperlama dari 5 menit jadi 20 menit. Jam operasi transportasi umum dibatasi, hanya sampai pukul 18.00, yang justeru jam-jam sibuk pulang kerja.

"Kata @aniesbaswedan #JagaJarakDulu tapi dia bikin kebijakan yg bikin numpuk & dempetan gini. Semua daerah mengeluarkan himbauan kerja & belajar di rumah, tapi yg ngurangi transportasi publik cuma Anies, bikin sengsara & resiko penularan makin besar," tambahnya.

Diketahui, jadwal operasional bus TransJakarta, MRT, dan LRT dipersingkat. Tak hanya itu, rute operasional TransJakarta juga dipotong untuk mengurangi interaksi publik.

"TransJakarta yang saat ini melayani 248 rute akan dikurangi secara signifikan hanya 13 rute. Hanya 13 rute yang beroperasi. TJ yang semula 24 jam, jadi jam 6 pagi sampai jam 6 sore," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam jumpa pers di Balai Kota DKI, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (15/3/2020).

Selain itu, jadwal keberangkatan MRT juga diubah. Anies mengatakan MRT akan berangkat setiap 20 menit.

"Jadi jadwal MRT, misalnya, semula keberangkatannya tiap 5 menit dan 10 menit, sekarang akan diubah mulai besok jadi tiap 20 menit. Rangkaian MRT yang setiap hari beroperasi tiap 16 rangkaian, tinggal 4 rangkaian. Waktunya yang semula jam 5 pagi sampai jam 24 00, sekarang hanya jam 6 pagi sampai jam 6 sore," tuturnya.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Irawan.H.P