• News

  • Peristiwa

Lengah karena Corona, Ratusan Napi Kabur dari Penjara

Ilustrasi narapidana.
Istimewa
Ilustrasi narapidana.

RIO DE JANEIRO, NETRALNEWS.COM - Diperkirakan sekitar ratusan narapidana melakukan pembobolan di empat bui di Brasil dan  kabur pada Senin (16/3/2020), sebelum hak "bebas satu hari" mereka ditangguhkan atas pertimbangan wabah COVID-19 dan rencana menutup wilayah.

Otoritas penjara negara bagian Sao Paulo mengatakan belum dapat memastikan jumlah narapidana yang kabur karena "masih menghitung angka pasti pelaku buron itu". Sementara media lokal melaporkan ada sebanyak 1.000 orang yang melarikan diri dari empat bui, yakni Mongagua, Tremembe, Porto Feliz, dan Morandpolis.

Terkait penangguhan program "bebas satu hari", otoritas penjara menyatakan hal itu diperlukan karena sekitar 34.000 narapidana akan kembali lagi ke penjara setelah sehari keluar.

"Mereka bisa mempunyai risiko tinggi menularkan dan menyebarkan virus corona di lingkungan yang rentan ini, serta berujung pada risiko ancaman kesehatan para pelayan dan sipir penjara," menurut otoritas penjara Sao Paulo.

Saat ini, kata otoritas menambahkan, penegakan hukum diupayakan untuk menangani masalah tersebut.

Negara bagian Sao Paulo adalah rumah bagi Primeiro Comando da Capital, komplotan dalam penjara paling kuat di Brasil yang mempunyai jaringan luas di seluruh negeri hingga ke negara tetangga. Komplotan itu memperdagangkan senjata api, narkoba, dan barang selundupan lainnya.

Penjara-penjara yang kelebihan kapasitas di Brazil seringkali menjadi area maut bagi para narapidana di dalamnya akibat terdapat persaingan antarkomplotan. Demikian dilansir dari Antara.

 

Editor : Widita Fembrian