• News

  • Peristiwa

Berutang di Tengah Corona, Rizal Ramli Sebut Sri Mulyani Ratu Utang

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli
Indonews
Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Utang baru tengah dipertimbangkan Pemerintah di tengah mewabahnya virus Corona atau COVID-19, berarti ini akan melampaui defisit APBN maksimal 3 persen yang telah ditetapkan dalam UU 17/2003.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan, rencana utang ini merupakan aji mumpung di tengah mewabahnya virus Corona. Bahkan dirinya menyebutkan Menteri Perekonomian Sri Mulyani sebagai sales promotion girl (SPG).

"Aji mumpung, pinjem Iagi IMF. Dasar SPG IMF, Iho bukan situ yg jual angin sorga bisa narik Rp11.000 trilliun dari luar negeri ?@jokowi," kata Rizal seperti dikutip netralnews.com dalam akun Twitternya @RamliRizal, Rabu (25/3/2020).

"UU No. 17 Tahun 2003, deflsit max 3 persen, mau ditingkatkan 5 persen. Dasar Ratu Utang," tulis Rizal. 

Pertimbangna utang baru itu disebutkan untuk membantu APBN yang tekor dihantam COVID-19. Di sisi lain, Badan Anggaran DPR malah memberikan rekomendasikan agar defisit APBN 2020 dipelebar hingga 5 persen.

Menurut Rizal, sebetulnya kalau dioptimalkan pemerintah tidak perlu mencari utang baru.

Dana yang direalokasikan dan sisa anggaran yang tidak terpakai cukup besar dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan anggaran. 

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli