• News

  • Peristiwa

Jefsen Sebut Umat Islam Bersukaria Ibu Jokowi Wafat, Denny: Bacalah Enny Arrow!

Denny Siregar
foto: istimewa
Denny Siregar

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menanggapi sejumlah netizen yang menjadikan kabar duka meninggalnya Ibunda Jokowi dengan mengolok-olok hingga mengeluarkan pernyataan tak pantas, pegiat media Denny Siregar membuat tulisan berjudul "KAUM TANAH SENGKETA.." di akun Facebooknya, Kamis (26/3/2020).

Denny mengaku tak paham, bagaimana bisa ada orang yang seenaknya memfitnah dan menghina orang lain justru dalam kondisi duka seperti yang dialami Ibunda Presiden Jokowi.

"Apalagi seperti orang2 yang menghina almarhum bunda Jokowi yang baru meninggal. Mereka seperti kesetananan mengeluarkan hati busuknya di publik, tanpa rasa malu..," tutur Denny.

Lucunya, menurut Denny, beberapa di antaranya berprofil seolah-olah "paham agama". Di postingan sebelumnya, mereka seolah dekat dengan Tuhan. Di postingan lain mereka mencaci maki dengan sampai keluar jenis-jenis binatang.

"Kontradiktif ? Ya, heran gua. Ada orang yang punya double personality. Kayaknya itu ada hubungannya dengan kejiwaan. Mereka bukan akun anonim, tapi juga - entah bego kali ya - membuka jejak digitalnya. Jadi, ketika ada yang memaki2 almarhumah bunda Jokowi di medsos itu, ya modelnya sama," lanjutnya.

"Saya meski berbeda pandangan politik, selalu berusaha tdk menyerang personal seseorang, apalagi memfitnah org tuanya. Haram bagi saya. Mereka tidak. Mungkin ini berhubungan juga dgn tingkat intelejensia seseorang, atau dia punya masa lalu kelam. Seperti waktu kecilnya mungkin diperkosa tukang kebunnya," imbuhnya.

"Itulah kenapa saya dulu berterimakasih sama Enny Arrow, penulis idola, yang selalu membahasakan hal yang "sensitif" dgn gaya bahasa sastra. Sehingga perilaku sayapun jadi lembut meski menggoda. Nah, yang suka menghina di medsos itu kayaknya kebanyakan nonton BDSM dan Fetish, sehingga kelakuannya brutal.

Denny berharap ada "bapak2 berkumis tebal" yang memegang pecut dengan baju kulit hitam dgn duri-duri tajam dan memukul pemilik akun dari belakang, sambil berkata, "Ihh.. gemes, gemes, gemeeesss.."


Seperti diberitakan sebelumnya,  seorang Warganet Facebook bernama Jefsen Satria mendadak viral di medsos, dalam postingannya akun Facebook tersebut menuliskan ucapan selamat atas kepergian Eyang Noto dan menyebut penyebaran COVID-19 di Indonesia akibat ulah Jokowi yang menampung China Komunis.

"Selamat ya atas matinya mak jokowi kmi rakyat terutama umat islam..sangat bahagia dan bersuka ria...smga anak dan jkowi cpat nyusul ke nraka ya.amin.yg ga bersuka ria itu hanya cinakomunis,dan kafir pki...pki betina bkn sh yg mati..," tulis akun Facebook Jefsen Satria, Rabu (25/03/2020).

Akun Facebook bernama Jefsen Satria itu bahkan menulis bahwa penyebaran COVID-19 disebabkan karena ulah Jokowi yang menampung cina komunis di Indonesia.

Selain itu, akun Facebook Jefsen Satria itu juga menyebutkan bahwa larangkan pemerintah terhadap masyarakat untuk beribadah di masjid itu seperti gaya PKI jaman dulu.

"Ini kan corona nyebar krn ulah jkowi yg mnampungi cinakomunis d tanah nair kmi..jd bila kalian mash da hati trhdap rskyat jgn lah bubarkan mngusir rskyat yg sdang berniaga atau smpainlbmntup masjid spert gaya pki...dolusi itu kash sarung tangan masker tuk rakyat itu solusi ny bkn sprt saat ini nmanya intmidasi rakyat dan umat islam...#lengserkaujokowi," tulis akun Facebook itu.

Editor : Taat Ujianto