• News

  • Peristiwa

Azzam M Izzulhaq: Bawa Saja Semua Orang ke Papua dan Kita Mati Bersama

Founder of AMI Group and AMI Foundation, Azzam M Izzulhaq memperhatikan bagaimana sikap pemerintah pusat yang dinilainya tidak peduli.
Founder of AMI Group and AMI Foundation, Azzam M Izzulhaq memperhatikan bagaimana sikap pemerintah pusat yang dinilainya tidak peduli.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, pihaknya tidak menyetujui wacana penutupan sebagian hingga seluruh akses masuk ke daerah oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua.

Mengetahui hal ini, CEO dan Founder of AMI Group and AMI Foundation, Azzam M Izzulhaq memperhatikan bagaimana sikap pemerintah pusat yang dinilainya tidak peduli. Ini ditunjukkan dengan membatalkan karantina terbatas di Papua, padahal perlu dilakukan demi keselamatan warga Papua. 

"Maka, mulai saat ini saya pun akan bersikap sama dengan mereka. Bawa saja sekalian semua orang ke Papua. Dan kita mati di sini bersama-sama!," cuit dia, Jumat (27/3/2020).

Sebagai masyarakat Papua dia menyampaikan bahwa tenaga kesehatan terbatas. Dokter spesialis paru hanya 7 orang se-Provinsi Papua. 

"Tidak mungkin akan mampu merawat jika terjadi lonjakan pasien Covid-19. Fasilitas RS untuk merawat tak memadai," tegas dia.

Lebih lanjut dia katakan bahwa pasar dan toko tetap buka dari jam 6-14 WIT. Selain itu Masjid dan Gereja juga tutup guna menghindari kerumunan. 

Diakui, ada pula petugas yang fokus melakukan edukasi, sterilisasi, desinfektisasi dan lain-lain sebagai upaya pencegahan Covid-19.

"PDP di Papua sudah tujuh orang. Dengan karantina, insya Allah tak bertambah lagi. Semoga pemerintah pusat mengerti," kata dia.

Menurutnya, justru jika memaksakan melarang karantina dengan menutup akses keluar masuk transportasi udara dan laut bagi penumpang (bukan barang), sebagai masyarakat Papua dirinya jadi bertanya-tanya.

"Apakah memang sengaja agar kami di Papua terinfeksi atau ada kepentingan apa sebenarnya?," ujar dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli