• News

  • Peristiwa

Kritik Pernyataan Jubir COVID-19, Tengku Zul: Ini yang Gila Siapa Sih?

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain
Akurat
Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain mengomentari pernyataan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto soal penyebaran wabah virus corona.

Pernyataan Yurianto yang dikomentari Tengku Zul yakni soal 'Yang kaya lindungi yang miskin agar bisa hidup wajar, yang miskin lindungi yang kaya agar tidak tularkan penyakitnya.'

"Yang MISKIN Melindungi yang Kaya agar Tidak Menularkan Penyakit'

Ckckck... Memangnya penyakit Virus China ini hanya menjangkiti orang miskin, lalu ditularkan ke orang kaya?" tulis Tengku Zul di akun Twitternya, Sabtu (27/3/2020).

"Pantas saja saat corona merebak di luar negeri, negara mengeluarkan uang trilyunan untuk stimulus pariwisata," sambung @ustadtengkuzul.

Tengku Zul menyesalkan pernyataan Yurianto karena terkesan menyudutkan orang miskin. Padahal, ia menyebut, virus corona masuk ke Indonesia karena dibawa oleh orang kaya yang pelesiran.

"Corona datang dari China Orang Kaya yang Pelesiran. Pariwisata dibuka luas. TKA China masuk RI deras. Ee...Giliran Corona merebak ORANG MISKIN DIMINTA JAGA DIRI AGAR TIDAK MENULARKANNYA. "...Ini yang gila siapa sih...?" sindir Tengku Zul.

"Memangnya Orang miskin bisa naik Kapal Terbang untuk menjemput Virus China itu ke Wuhan...?  Terus menularkannya ke Orang Kaya di NKRI...?" cuit @ustadtengkuzul.

Sebelumnya, Jubir pemerintah soal penanganan corona  Achmad Yurianto menegaskan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan adalah kunci pemutusan penyebaran Corona.

Menurutnya, apabila hal itu bisa dilakukan secara kompak, maka Indonesia akan berhasil memerangi  wabah COVID-19.

"Tetap tinggal di rumah bukan berarti tidak produktif. Silakan bekerja, belajar, ibadah di rumah, rajin cuci tangan jadi kunci. Ini cara paling tepat putus rantai penularan," ucap Yurianto di Gedung BNPB, Jumat (27/3/2020).

Karenanya, Yuri menghimbau kepada semua kalangan, baik kaya maupun miskin, agar bergotong royong dan saling melindungi dalam menghadapi pandemi virus corona. 

"Kalau ini bisa dilakukan bersama-sama dengan semua orang, saling melindungi. Yang kaya lindungi yang miskin agar bisa hidup wajar, yang miskin lindungi yang kaya agar tidak tularkan penyakitnya," ungkapnya.

"Kerja sama, gotong royong saling toleransi, itu modal kita sebagai bangsa indonesia," jelas Yurianto.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli