• News

  • Peristiwa

Tak Perlu Takut Setiap Saat Disemprot Disinfektan

 Tak perlu takut setiap saat disemprot disinfektan.
Antara
Tak perlu takut setiap saat disemprot disinfektan.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Saat ini seringkali melihat banyaknya penyemprotan disinfektan dimana-mana. Mau masuk ke perumahaan, naik ojek online, keluar dari pesawat dan sebagainya. Tubuh kita kerap disemprot cairan pembasmi virus tersebut.

Penyemprotan disinfektan kini tak hanya pada benda-benda tapi juga manusia. Alasannya, sebagai antisipasi penyebaran Covid-19.

Sebenarnya aman atau tidak, menyemprot disinfektan ke tubuh?

Dokter I Gusti Nyoman Darma Putra, SpKK, dokter spesialis kulit dan kelamin, mengatakan umumnya tidak ada efek berbahaya setelah kukit terpapar disinfektan.

Dijelaskan kemudian, cairan disinfektan yang mengenai kulit tidak akan masuk pori-pori ataupun pembuluh darah.Efek samping tidak akan dirasakan orang yang kulitnya normal. Biasanya hanya akan terasa kering. Jika sudah begitu segera oleskan pelembab pada kulit yang terpapar.

Sedangkan bagi yang memiliki kulit sensitif, atau terdapat luka terbuka akan merasakan efek samping. Gejalanya biasanya gatal, kemerahan, dan perih setelah terpapar.

Apabila hal tersebut terjadi, segera cuci kulit dengan air mengalir. Gunakan juga obat antiinflamasi.
Tapi tenang saja, cairan disinfektan hanya memberikan efek samping di permukaan kulit. Cairan tidak memberikan efek yang sampai mengganggu fungsi organ tubuh.

Menurut dr Darma, cairan desinfektan ini tidak akan menyebabkan efek samping jika kulit orang tersebut normal. Dalam arti tidak memiliki alergi ataupun luka.

Sehingga, jika terjadi efek samping hanya akan muncul pada permukaan tubuh saja, seperti kemerahan sampai perih. Cairan itu tidak akan memberikan efek hingga ke fungsi organ dalam tubuh.

Editor : Sulha Handayani