• News

  • Peristiwa

Pemerhati HAM Protes Soal Social Distancing, Denny: Gimana Kalau Sampai Lockdown Betulan?

Pegiat Media Sosial, Denny Siregar
Kronologi
Pegiat Media Sosial, Denny Siregar

JAKARTA, NETRALNEWS. COM - Pegiat media sosial Denny Siregar mengatakan kebijakan social distancing masih banyak diprotes oleh para pemerhati HAM karena polisi membubarkan  kerumunan massa.

Apalagi, kata dia jika diberlakukan lockdown seperti di India polisi bertindak tegas kepada masyarakat. 

Hal itu diungkapkan Denny lewat akun resmi twitternya @Dennysiregar7 sembari mensisipkan berita media daring berjudul 'YLBHI Sebut Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Kala Corona'. Jakarta, Senin (30/3/2020).

Baru social distancing aja, si pegiat HAM @YLBHI udah protas protes ke @DivHumas_Polri..

Gimana kalo lockdown betulan kayak di India, terus aparat maen sabet2 warga yg bandel keluar rumah ?

Judul beritanya pasti serem2..

Sontak, netizen langsung menyerbu cuitan Denny. Banyak pro dan kontra menghiasi kolom komentar. 

@jokerme: Lockdown hanya bisa berhasil di Negara Komunis. Ini FAKTA !

Hanya China yang berhasil terapkan 51 hari Lockdown dengan sistim 1 Komando untuk menertibkan rakyatnya dan mereka berhasil mengatasi Virus Corona. 

Di Negara Demokrasi mustahil Lockdown berhasil.

@grand_vanz: Karena mereka keras & otoriter serta pelanggar HAM terbanyak,rakyat mana berani lawan yg ada hilang diculik pasukan pro pemerintahnya.Berhasipmya lockdown itu tergantung ketegasan aparat & kedisplinan warganya bukan karena idelogi wahai kadrun bego.

@shield: Sudah kebayang kan? Kalo kerusuhan mengatasnamakan akibat lockdown (laparlah rasislah agamalah). Pelakunya pasti dibela HAM pula. Yang mesti ngalah korbannya lagi. Negeri ini pengalaman dalam mengorbankan orang baik2 untuk massalisme

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati