• News

  • Peristiwa

Mau Bayar Iuran BPJS Tapi Tarifnya Belum Turun, Warganet Mengeluh hingga Marah

Ilustrasi kartu peserta BPJS Kesehatan.
Setkab
Ilustrasi kartu peserta BPJS Kesehatan.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Awal bulan jadi pilihan sebagian masyarakat untuk membayar iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Namun disayangkan, putusan Mahkamah Agung (MA) yang batalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan belum terealisasi.

Banyak warganet yang mengeluh hingga marah, pasalnya tagihan BPJS Kesehatan masih tinggi. Selain itu warganet juga mempertanyakan tagihan di Januari hingga Maret 2020 yang sudah terlanjur dibayarkan dengan tagihan dua kali lipat.

Informasi ini Netralnews dapatkan dengan melihat kolom komentar di unggahan Instagram bpjskesehatan_ri. Kolom komentar dibanjiri berbagai pertanyaan warganet karena ketidakjelasan jumlah iuran yang harus dibayarkan.

"Saya akan bayar jika ada kejelassan antara naik atau tidaknya iuran bpjs karna dari MA sudah dinyatakan kembali ke iuran sebelumnya," kata rofirizqullah_28, Rabu (1/4/2020).

"MIN IURAN BPJS KENAPA BELUM RUBAH KE SEMULA SESUAI KEPUTUSAN MA ..... KITA2 SUDAH TIDAK PUNYA DUIT BAYAR," kata policia_estatal90.

"Manaaa katanya per bulan ini BPJS turunn ..... gajelas nih...kebanyakan janji," kata emma_zultamia.

"Masih nunggu, ktanya gkjadi naik, cek tagihan masih sama..," kata muh.solahudin.

"Min, BPJS iurannya kok gak diturunkan...??? lni kan keputusan Mahkamah Agung....Kok gak dilaksanakan.....????," kata the_four_spirits_8899.

"Ga jadi turun nihhh...
Cek tagihan tetep ndak turun.. Mhon kebijakan bpjs-kesehatan apa yg terjadi sebenarnya antara anda dan MA ????," kata arhavioleta.

"Halo mimin sayang, tolong balas dan kasi keterangan dong. Sebenernya iuran bpjs jd turun apa jadi 160rb per bulan.. Isu turun udh dr awal bulan kmrn loh,"  kata venzjenna.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P