• News

  • Peristiwa

WNA China Ditolak Pulang, Tengku Zul: Negaranya Sendiri Saja Menolaknya, Gimana Indonesia?

Wakil Sekjen MUI Tengku Zulkarnaen.
Voa Islam
Wakil Sekjen MUI Tengku Zulkarnaen.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Lagi-lagi Warga Negara Asing asal China membuat ulah. Setelah banyak ditolak kedatangannya oleh masyarakat, kini kembali didapati ratusan WNA China tertahan di Bandara Soekarno-Hatta karena tidak diizinkan kembali oleh otoritas China sendiri. 

Kemungkinan penolakan otoritas China kepada warga negaranya karena takut mereka membawa virus corona yang saat ini tengah merebak di Indonesia khususnya DKI Jakarta. Hal inipun mendapat kritikan dari Mantan Wakil Sekjen MUI Tengku Zulkarnaen. 

Ia tak habis pikir, Indonesia mau mengurusi WNA China yang bahkan oleh negaranya sendiri ditolak. 

"Sebanyak 208 Warga Negara China, Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Sudah Charter Pesawat Garuda, tujuan Guangzhou, tapi DITOLAK Otoritas Pemerintah China.

Bayangkan Negara sendiri Menolaknya.

Bagaimana dgn NKRI?

Mau dikemanakan mereka?," kata Tengku Zulkarnaen dalam akun Twitternya, Sabtu (4/4/2020).

Sebelumnya, Beredar informasi ratusan warga negara asal China sempat tertahan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Jumlahnya sekira 208 orang yang akan terbang menggunakan pesawat Charter Garuda Indonesia GA-8900 tujuan Guangzhou, China, Jumat (3/4/2020) kemarin.

Mereka kabarnya tidak diizinkan kembali ke negara asal oleh otoritas China.

Padahal, paspor mereka telah menerima cap clearance oleh Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta.

Namun, cap clearance atau tanda keluar dari negara Indonesia tersebut dibatalkan oleh pihak Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menyusul adanya pembatalan penerbangan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta, Saffar Muhammad Godam pun membenarkan informasi tersebut.

"Benar, bahwa pada tempat dan waktu tersebut telah dilakukan pembatalan keberangkatan terhadap 208 warga negara Tiongkok," ujar Godam saat dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2020).

WNA China yang gagal pulang ke negara asalnya tersebut terdiri dari 205 orang penumpang dewasa dan tiga orang infant (bayi).

"Informasi sementara terakit pembatalan penerbangan yang sedianya mengangkut mereka (WNA China) karena belum mendapat persetujuan dari otoritas Pemerintah China," jelas Godam.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sesmawati