• News

  • Peristiwa

Rektor UIC: Kalau Tak Ada Rizal Ramli, Kita Tidak Tahu Ekonomi Indonesia Sedang Bermasalah

Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC), Musni Umar.
VOA Islam
Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC), Musni Umar.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC), Musni Umar berpendapat, seharusnya publik berterima kasih kepada ekonom senior Rizal Ramli atas pandangannya yang tajam dan solutif tentang ekonomi Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Musni melalui akun Twitternya dalam mengomentari cuitan Rizal Ramli yang mengaku diserang oleh sekitar 7.000 buzzer suruhan dan influencer yang minus kecerdasan.

"Sejatinya kita berterima kasih ke Rizal Ramli karena pandangannya yang tajam dan solutif tentang ekonomi Indonesia," tulis @musniumar, Senin (6/4/2020).

Musni menambahkan, jika tidak ada sosok seperti Rizal Ramli, maka banyak yang tidak tau jika ekonomi Indonesia sedang bermasalah.

"Kalau tidak ada beliau, kita dan mereka yang bukan ekonom tidak tahu bahwa ekonomi Indonesia sedang bermasalah. Padahal kalau ekonomi bermasalah, semua rakyat Indonesia alami kesulitan," ungkap Musni.

Sebelumnya, mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengaku, dalam seminggu terakhir dirinya diserang oleh sekitar 7.000 buzzer suruhan dan influencer yang minus kecerdasan.

Atas serangan itu, Rizal Ramli pun meminta bantuan dari netizen untuk menyerang balik para buzzer suruhan dan influencer-influencer tersebut.

"Tolong bantu ‘fight back’ kawan-kawan sosmed," tulis Rizal Ramli di akun Twitternya, Senin (6/4/2020).

"Seminggu terakhir, 7000an buzzerRP serang RR dgn kosa kata itu2 aja, kasar $ nora (emoji tertawa) belum lagi influenser-influenser nora minus kecerdasan. Minggu ini akan lebih masif lagi, ada yang perintahkan," sambungnya.

Pada cuitan lainnya, Rizal Ramli mengatakan, dirinya yakin buzzer dan influencer yang menyerangnya bukan atas suruhan Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

"Serangan-serangan ribuan buzzer & influensers yang tidak cerdas dan nora thd RR selama seminggu terakhir, saya yakin bukan atas perintah Presiden @jokowi atau Mas @Dr_Moeldoko , tapi membantu membusukkan JKW," cuit @RamliRizal.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri ini lantas meminta supaya pihak yang membayar buzzer dan influencer itu untuk mengaku dan jangan jadi pengecut.

"Yang beri perintah dan bayar ngaku dong, jangan jadi pengecut (emoji tertawa)," kata Rizal Ramli.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani