• News

  • Peristiwa

Hutang Melilit Leher, Tengku Zulkarnain: Belum Mau Ngaku Sudah Babak Belur?

Hutang melilit leher, Tengku Zulkarnain: Belum mau ngaku sudah babak belur?.
PA 212
Hutang melilit leher, Tengku Zulkarnain: Belum mau ngaku sudah babak belur?.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain mengatakan, hutang Indonesia bukan lagi melilit pinggang, tetapi sudah melilit leher.

Tengku Zulkarnain juga mempertanyakan, dengan keadaan terlilit hutang, Indonesia masih perlu mencetak uang baru sebanyak triliunan.

"Belum mau ngaku jika sudah BABAK BELUR...? Ayo ngaku...," kata Ustaz Tengku Zulkarnain, dikutip dari cuitannya, Selasa (5/5/2020).

Lebih lanjut Ustaz Tengku Zulkarnain juga mengomentari pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. Menkeu sempat menyebut, penambahan utang oleh pemerintah ini dilakukan agar masyarakat dan dunia usaha bisa memiliki daya tahan terhadap kondisi Covid-19.

Disebut, utang Indonesia semakin besar, terlihat dari defisit yang terus melebar hingga 5,07 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), atau setara dengan Rp 853 Triliun.

"Menkeu Sri Mulyani:"Pemerintah menambah hutang, agar masyarakat memiliki DAYA TAHAN..."
Oo...
"...Nah, apakah anda mau memiliki DAYA TAHAN? Berhutanglah...!"," tulis cuit Tengku Zulkarnain.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani