• News

  • Peristiwa

Rp100 Juta Per Hari, Taufik Hidayat Ungkap Korupsi di Kemenpora Tak Ditindak KPK

Taufik Hidayat saat masih aktif sebagai pebulutangkis nasional.
PB Djarum
Taufik Hidayat saat masih aktif sebagai pebulutangkis nasional.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Mantan Atlet Pebulutangkis Taufik Hidayat ungkap sebuah pola korupsi yang terjadi di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Tindak korupsi ini diketahui Taufik saat sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satklak Prima) periode 2016-2017 dan Staf Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Ia mencontohkan, misalkan atlet masuk di Pelatnas dan menginap di sebuah hotel. Harga tarif menginap selama semalam dijatah misalnya Rp500.000. Tetapi diakui, bila memasukkan banyak orang ke sebuah hotel, biasanya kerap ada diskon.

“Misalnya ada diskon 100 ribu, lalu kali 1.000 atlet. Sudah berapa duit per hari?,” kata Taufik saat berbincang di akun Youtube Deddy Corbuzier, dikutip, Selasa (12/5/2020).  

Perumpamaan Taufik langsung disambut Deddy. Dia menghitung, bila ada diskon Rp100.000 dan dikalikan dengan 1.000 atlet totalnya ada Rp100.000.000 per hari. Belum lagi, biasanya atlet di Pelatnas bisa dalam waktu beberapa bulan.

“Makanya, kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS), bullshit semua. Kok mereka bisa survive, punya rumah, mobil, cicilan berapa? Tinggal di Jakarta. Come on,” kata Taufik.

Tapi disayangkan Taufik, tindakan korupsi itu tidak miliki bukti yang kuat. Apabila hanya sekedar bukti omongan, tentu tidak ada pihak yang mau percaya.

“Gila ngga? Gue rasain dan liat gitu, tapi nggak ada bukti,” kata Taufik yang sudah mengundurkan diri dari pemerintahan sebelum Asian Games di Indonesia berlangsung. 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P