• News

  • Peristiwa

Sindir Said Didu, Ferdinand: Kalau Tak Menghindar Ya Datang Saja, Hormati Institusi Polri

Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaea
Istimewa
Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaea

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyindir mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu yang sudah dua kali mangkir dari panggilan Bareskrim Polri untuk diperiksa.

Menurut Ferdinand tindakan yang dilakukan Said Didu dengan tidak menghadiri panggilan tersebut sama saja dengan menghindar dan tidak mengorhormati serta menghargai pihak berwajib.

"Tidak datang saat dipanggil secara patut dengan alasan apapun apalagi mengada-ada, maka sama sj dgn menghindar. Kalau tdk menghindar ya datang saja, hormati institusi Polri dan hargai penyidik yang bekerja. @DivHumas_Polri," tulis Ferdinand di akun Twitternya, Sabtu (16/5/2020).

#KarantinaSaidDidu 

Seperti yang diberitakan Bareskrim sudah dua kali memanggil Said Didu terkait kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan kepadanya.

Namun setelah panggilan ketiga akhirnya Said Didu baru pada Jumat (15/5/2020) baru memenuhi panggilan penyidik Polri

Pada pemanggilan pertama dan kedua Said Didu tidak hadir dengan alasan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

 Said Didu menegaskan tak pernah ada niat untuk menghindari pemeriksaan polisi.

"Mungkin publik bertanya, Said Didu kenapa baru datang sekarang? Saya katakan, saya secara pribadi tidak ada niat sama sekali untuk menghindar dari pemeriksaan," ucap Said Didu kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (13/5/2020).

Ia menuturkan baru memenuhi panggilan ketiganya setelah penyidik menjamin pemeriksaan akan diberlakukan tetap dengan protokol kesehatan.

"Panggilan pertama (tak hadir) benar-benar karena saya menghormati PSBB dan peraturan-peraturan yang terkait. Panggilan kedua, tetap hormati PSBB, sehingga berharap apakah memungkinkan diperiksa di rumah," ungkap dia.

"Dan sekarang setelah komunikasi kami dengan penyidik bahwa akan dijamin PSBB diberlakukan dengan ketat, sehingga hari ini kami datang," lanjutnya.

Said Didu dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong soal Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Surat laporan tersebut tertuang dengan nomor LP/B/018/IV/2020/Bareskrim tanggal 8 April 2020.

Ia diduga melanggar Pasal 35 ayat (3) junto Pasal 27 ayat (3), penyebaran berita bohong UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 ayat (1) dan/atau ayat (2) dan/atau Pasal 15, Penghinaan Pasal 310 dan 311 KUHP.

Editor : Sesmawati