• News

  • Peristiwa

Tolak Mentah-mentah Kebijakan Jokowi, Pigai: Jokowi Bukan Siapa-siapa!

Tolak mentah-mentah kebijakan Jokowi, Pigai: Jokowi bukan siapa-siapa!
Setpres
Tolak mentah-mentah kebijakan Jokowi, Pigai: Jokowi bukan siapa-siapa!

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Aktivis kemanusiaan dan HAM, Natalius Pigai menegaskan menolak mentah-mentah kebijakan Jokowi terkait penangganan pandemi Covid-19. Diketahui, selama pandemi pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) banyak mengeluarkan instruksi atau kebijakan.

Tak jarang kebijakan yang diambil menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Natalius Pigai dalam akun twiternya menegaskan menolak segala perintah atau kebijakan Jokowi saat pandemi Covid-19. Bahkan Pigai menyebut Jokowi bukan siapa-siapa.

Dalam akun twiternya juga, Pigai menyebut dirinya sebagai aktivis selalu aktif dalam segala pergerakan selama reformasi.

"22 thn Reformasi: Ketika 1996 Sy Orasi di Loteng PDIP, Mataram Yogya, Sy dikepung disiksa & dipukul di IAIN Yogya, Sy Bakar Gejayan, sy tidur di Es Balok, Sy Demo di Semanggi & Jln Kaki ke Lenteng Agung, Sy Potong Kambing Hidup2 di Depan Ketua MPR. Jokowi bukan siapa2!@jokowi," kata Pigai dalam akunnya @NataliusPigai2.

Cuitan Pigai di ranah medsos ini pun menuai tanggapan dari warganet. Salah satunya agoeSSandjojo dalam akun @Sandjojos menyebut Pigai kecewa merasa menjadi pahlawan namun tidak mendapatkan jabatan.

agoeSSandjojo @Sandjojos "Ooo. jadi critanya si Pig ini kecewa to? Dulu merasa pahlawan sekarang gak dipake dimana2.. intropeksi Pig, kenapa sekarang kamu jadi manusia rijek.. oh iya kayaknya ceritamu hebat tapi… bo'oooong... no picture = HOAX"

Thomi Salem @SalemThomi "Kamu yg tidak apa2 nya dengan pak Jokowi. Kalau kamu merasa memiliki sikap nasional yg baik, lebih baik bantu pemerintah mengatasi C0vid-19. Bukannya saling menghujat pemerintah. Kamu beda kelas sama Jokowi"

Suro menggolo @ratnanareh "Tapi dia Jadi presiden Indonesia Dan kamu jadi gelandangan politik"

 


Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sulha Handayani