• News

  • Peristiwa

Gilbert Kecewa Anies Tak Menindak Warga Berkerumun, Netizen: Padahal Didukung Penuh JK

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Gilbert Simanjuntak.
Facebook
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Gilbert Simanjuntak.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Gilbert Simanjuntak meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bertindak dalam mendisplinkan masyarakat selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Gilbert menilai Imbauan Anies tak terbukti efektif menekan laju pandemi virus corona (Covid-19).

Pernyataan Gilbert ternyata mendapat berbagai tanggapan warganet. Akun Facebook @Sandanagabriela, Rabu (27/5/2020) membagikan tautan dengan komentar: Tdk bisa diinterfensi anjuran Pak Anies. Krna hanya itu yg bisa beliau lakukan. Siki' siki' konferensi udh kek menkes aja

@Daniel Dias: Aneh, padahal Anies didukung penuh JK, pasti imbauannya di gugu rakyat DKI Jakarta

@Jhonny Kwok Efendi: dia itu keturunan juru bicara, makanya banyak himbauan.

@Ar Ali: Anis dah pake dirembug dg lesan dilakukan dg tindakan di eksekusi sesuai job. dievaluasi dg.analisa dan diralat oleh yg tdk suka..pie neh?


Sebelumnya diberitakan, Gilbert Simanjuntak menilai Imbauan Anies tak terbukti efektif menekan laju pandemi virus corona (Covid-19).

Peringatan itu diutarakan Gilbert lantaran ia melihat banyak masyarakat berkerumun tanpa jarak dan masker saat Hari Raya Idulfitri.

"Imbauan atau kata-kata saja tidak cukup, tetapi masyarakat harus dididik," ujarnya, Selasa (26/5).

Gilbert meminta Anies tidak hanya sekadar mengingatkan masyarakat untuk patuh terhadap peraturan seperti yang dilakukannya di hadapan media massa. Namun, perlu ada pengawasan yang tegas agar masyarakat benar-benar patuh.

"Masyarakat Indonesia di luar negeri bisa tertib dan WNA di Indonesia berubah tidak tertib karena semua tidak ada aturan yang tegas," jelasnya.

"Malah beberapa Wali Kota, termasuk yang perempuan, lebih berani sebagai bukti keseriusan dan ketegasan dengan turun ke lapangan," ujarnya.

Meski demikian, Gilbert menilai langkah Anies mencegah pemudik masuk ke Jakarta sudah tepat. Namun, ia mengingatkan Anies bahwa penularan lokal sama berbahayanya.

"Melonggarkan PSBB tanpa ketegasan, hanya imbauan atau kata-kata saja hanya akan membuat peningkatan risiko gelombang kedua yang lebih besar. Masyarakat harus dididik seperti yang dilakukan di Vietnam, Taiwan, dan Thailand sebagai negara yang berhasil menangani wabah," jelasnya.

Editor : Taat Ujianto