• News

  • Peristiwa

Isu PKI Muncul Lebih Awal, Denny Siregar Duga Ini Dilakukan Sebuah Front Pembela Agama 

Denny Siregar, pegiat media sosial.
Denny Siregar, pegiat media sosial.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar heran dengan isu PKI yang tidak kunjung selesai. Saking gemesnya, Denny bahkan sampai mencuit di Twitter yang isinya seperti ini:

"Indonesia ini ternyata negara 3 musim..

Musim kemarau

Musim penghujan

Dan musim komunis.." kata Denny di akun Twitternya, Jumat (29/5/2020).

Sebelumnya, ia juga mencuit sebuah thread khusus tentang kemunculan dini isu tentang PKI yang biasanya baru mencuat menjelang bulan September ini. 

"Mau cerita dikit nih..

Isu PKI itu berpola. Harus ada momen, biasanya menjelang Pilkada/Pilpres keluar. Tapi isu kali ini berbeda, ada momen spesial. 

Awalnya, ada keresahan dr sebuah front pembela agama & kelompok2 radikal, krn mrk skrg tercerai berai..

Lanjut ya.." kata Denny memulai thread-nya tentang isu PKI.

"Akhirnya sesudah ribut semua, keluarlah keputusan siapa penggantinya. Dia lbh muda, ganteng, punya gaya yg sama dgn HRS. Dia sdg dipenjara tp mau keluar. 

Keputusan ini dipresentasikan ke "org kaya". Dia setuju, krn kelompok ini penting utk 2024.

Bentar. Ngopi dulu..," imbuhnya.

Tawaran ini, lanjut Denny, ternyata disetujui oleh orang kaya tersebut. Namun, ia meminta harus ada musuh bersama yang akan dilawan oleh tokoh agama baru itu sebagai pemimpinnya. Itu dilakukan agar  citranya semakin kuat.

Pilihannya adalah kembali mengangkat isu PKI  sehingga akan tercipta isu Islam vs PKI. 

Tak heran, meski belum mendekati bulan September, waktu terjadinya G30S PKI, isu ini sudah mulai naik di media sosial. 

Kecurigaan Denny ternyata terbukti. Menurut pendiri Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi, dari hasil analisis, narasi PKI diramaikan di bulan Mei oleh beberapa pihak di media sosial. Menurut Fahmi percakapan soal PKI naik signifikan pada 23 Mei 2020 dengan total 32 ribu cuitan.

"Isu ini naik siginifikan di media sosial pada 23 Mei, di media online tidak," kata Fahmi lewat akun @ismailfahmi, Selasa (26/5).

Sejak 22 hingga 25 Mei, ada dua cluster tentang PKI yang sangat besar ukurannya. Beberapa di antaranya adalah akun top influencer seperti milik putra Presiden ke-2 RI Tommy Soeharto di akun @tommy_soeharto, pendakwah Haikal Hassan di akun @haikal_hassan, Wakil Sekjen MUI Tengku Zulkarnain di @ustadtengkuzul, politikus Gerindra Fadli Zon di akun @fadlizon dan akun @lutfimuhammad008 serta @plato_ids.

Sementara cluster kecil dicuitkan oleh akun @_digeeembok, @eko_kuntadhi, dan @ferdinandHaean2.

"Di antara kedua cluster itu, ada akun-akun tengah, yaitu @Dandhy_Laksono, @sejarahRI, dan @historia_id," cuit Fahmi.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Irawan.H.P